Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat
KILASRIAU.com– Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sidang tadi mulai menguat.Saat ini, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar ada di level 14.145.
Penguatan Rupiah, dikatakan analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail, diduga dipicuberbagai isu negatif yang membayangi ekonomi AS.
Dirinya menyebutkan, di antaranya yaitu partial government shutdown yang telah berlangsung selama 33 hari.
- PW MOI Inhil Himbau Petani Kelapa dan Organisasi Mahasiswa Waspada terhadap Agenda Terselubung soal Perkelapaan
- Kemnaker dan BSI Siapkan Perluasan Kerja Sama untuk Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
- Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang Sambangi Petani Semangka di Desa Kota Baru
- Dari Ladang di Pelosok Kateman, Polri dan Petani Panen 2 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan
- Jagung Pulau Palas Mulai Berbunga, Polisi Temukan Gangguan Hama Belalang
Ahmad Mikail menilai, hal tersebut dapat menekan pertumbuhan ekonomi AS serta kembalinya ketidakjelasan proses perundingan antara AS-Tiongkok, terkait masalah perang dagang.
Semua itu menekan kinerja Dolar terhadap berbagai mata uang kuat dunia lain yaitu Yen, Sterling dan Euro.
Penguatan Yen terhadap Dolar terbantu setelah Bank of Japan (BOJ) kembali melanjutkan program stimulus moneter akibat inflasi yang masih cukup rendah di Jepang.
Penguatan Yen tersebut kemungkinan akan berdampak positif terhadap pergerakan Rupiah hari ini selain karena kemungkinan masuknya investor asing ke pasar obligasi dan saham Indonesia didorong positifnya pergerakan bursa saham AS kemarin.
“Tercatat S&P 500 naik 0,22 persen semalam,” tuturnya.
Pihaknya memperkirakan, Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp 14.150 per USD – Rp 14.180 per USD.

Tulis Komentar