Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat
KILASRIAU.com– Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sidang tadi mulai menguat.Saat ini, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar ada di level 14.145.
Penguatan Rupiah, dikatakan analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail, diduga dipicuberbagai isu negatif yang membayangi ekonomi AS.
Dirinya menyebutkan, di antaranya yaitu partial government shutdown yang telah berlangsung selama 33 hari.
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
- LSM Desak Aparat Tegakkan Hukum, Klaim Sepihak Dinilai Abaikan Putusan MA
- Udang Nenek, Potensi Emas Pesisir Inhil Dukung Visi Ekonomi Daerah
- Panen Raya IP 300, Bupati Indragiri Hilir Optimis Pertanian Kempas Terus Melaju
Ahmad Mikail menilai, hal tersebut dapat menekan pertumbuhan ekonomi AS serta kembalinya ketidakjelasan proses perundingan antara AS-Tiongkok, terkait masalah perang dagang.
Semua itu menekan kinerja Dolar terhadap berbagai mata uang kuat dunia lain yaitu Yen, Sterling dan Euro.
Penguatan Yen terhadap Dolar terbantu setelah Bank of Japan (BOJ) kembali melanjutkan program stimulus moneter akibat inflasi yang masih cukup rendah di Jepang.
Penguatan Yen tersebut kemungkinan akan berdampak positif terhadap pergerakan Rupiah hari ini selain karena kemungkinan masuknya investor asing ke pasar obligasi dan saham Indonesia didorong positifnya pergerakan bursa saham AS kemarin.
“Tercatat S&P 500 naik 0,22 persen semalam,” tuturnya.
Pihaknya memperkirakan, Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp 14.150 per USD – Rp 14.180 per USD.


Tulis Komentar