Kapolres Inhil Turun Padamkan Karlahut di Kecamatan Batang Tuaka
KILASRIAU.com -- Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Budi Setiawan turun langsung memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kamis (8/8/2024).
Pemadaman Karhutla yang berada di parit 10 itu, di ikuti PJU dan personil Polres Inhil, Polsek Batang Tuaka, TNI, BPBD dan Masyarakat sekitar.
Kapolres mengungkapkan, adapun kronologis kejadian Bhabinkamtibmas Desa Simpang Jaya mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran lahan di daerah tersebut.
- Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan
- Apel Gabungan Ops Ketupat Lancang Kuning 2026 Digelar di Kateman, Siap Amankan Idul Fitri
- Polsek Tempuling Bersama Tim Gabungan Lakukan Pendinginan Hotspot di Tanjung Pidada
- Inhil Siaga Darurat Karhutla, Kalaksa R. Arliansah Perintahkan Tim TRC Pantang Pulang Sebelum Api di Tempuling Padam
- Personel Polsek Tempuling Laksanakan Pendinginan Titik Hotspot di Tanjung Pidada Meski Tengah Berpuasa
Bhabinkamtibmas dan MPA Desa menuju TKP untuk melakukan pemadaman bersama masyarakat Desa Simpang Jaya.
“Untuk kondisi saat ini api di TKP Karhutla Desa Tanjung Jaya sudah padam, namun terus dilakukan pendinginan dan penyekatan oleh Tim di lapangan agar tidak menimbulkan titik api baru yang dapat meluas dan melebar, dan saat ini pendinginan dan penyekatan masih berlangsung,” ungkap AKBP Budi.
AKBP Budi memastikan polres dan jajaran polsek jajaran berkomitmen akan segera dan secepatnya memadamkan kebakaran hutan. 'Pantang pulang sebelum api benar-benar padam'.
"Kami menghimbau seluruh masyarakat khususnya Inhil tidak membakar lahan sembarangan, baik membersihkan ataupun membuka lahan. Polda Riau khususnya Polres Inhil beserta polsek jajaran akan menindak tegas pelaku yang mengakibatkan Karhutla," kata AKBP Budi.
Kegiatan penanganan Karhutla tersebut dilaksanakan dengan kuat Personel sebanyak 53, Polres Inhil sebanyak 15 , Polsek Batang Tuaka sebanyak 14 personel, TNI sebanyak 7 personel, Kepala Desa Simpang Jaya, BPBD sebanyak 7 orang dan Masyarakat sebanyak 10 orang.
Peralatan yang digunakan dalam penanganan Karhutla tersebut, antara lain mesin merk mini striker sebanyak 4 unit, nozle sebanyak 1 unit dan selang sebanyak 12 gulung.


Tulis Komentar