Visitasi dan Advokasi Pemanfaatan Teknologi Pendidikan
Direktorat SMA Kemendikbud Ristek RI Sambangi SMAN 16 Pekanbaru
KILASRIAU.com - Direktorat Sekolah Menengah Atas (SMA), Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau menyambangi SMAN 16 Kota Pekanbaru, Selasa (9/7/2024).
Kedatangan Direktorat SMA bersama BPMP Provinsi Riau itu guna memberikan advokasi pendamping satuan pendidikan dalam pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di SMAN 16 Kota Pekanbaru.
Hadir pada visitasi dan advokasi itu Analis Kelembagaan Pembinaan Pendidikan, Mohammad Ajid Abdul Majid bersama Slamet Riyanto, PIC PDM 03B (Transformasi Digital dan Pembelajaran) dari BPMP Provinsi Riau, Makris, Bidang SMA Dinas Pendidikan Riau, Nirmala dan Pengawas Pembina SMAN 16 Pekanbaru.
- Bunda Literasi Inhil Dorong Guru dan Pustakawan Jadi Garda Literasi di Era Digital
- Unilak Sosialisasikan Program S2 dan RPL bagi ASN Diskominfops Inhil
- SMA Negeri 1 Tembilahan Genap 59 Tahun, Bupati Inhil Dorong Siswa Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
- 184 Putra-Putri Inhil Lulus Beasiswa BPDP, Bupati Herman Dorong Generasi Muda Kembali Bangun Daerah
- Kemnaker Ajak Generasi Muda Manfaatkan AI untuk Tingkatkan Produktivitas
.jpg)
Kepala SMAN 16 Pekanbaru, Dr Hj Nurhafni MPd menyebutkan bahwa kehadiran perwakilan dari Direktorat SMA ini dalam rangka visitasi atau kunjungan dan pendampingan advokasi kepada Pemerintah Daerah, dalam hal pemanfaatan perangkat TIK, akun akses layanan pendidikan (akun belajar.id) dan aplikasi digital atau platform pembelajaran.
"Tentu melalui advokasi ini kita dapat mengimplementasikan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan proses pendidikan kita di Kota Pekanbaru, khususnya SMAN 16 Pekanbaru," ujar Nurhafni, Ahad (14/7/2024) saat dihubungi via seluler.
Nufhafni mengungkapkan,
Program digitalisasi unggulan SMAN 16 Pekanbaru salah satunya menggunakan ujian secara online dengan memakai aplikasi CAT, SIAKLAS untuk administrasi kelas, epoin, pustaka digital serta ebook.
"Kami berharap melalui visitasi dan advokasi pendampingan ini dapat meningkatkan kompetensi TIK para guru dan tenaga kependidikan dalam upaya memaksimalkan tranformasi pembelajaran di sekolah," ucap Nurhafni.
.jpg)
Untuk diketahui. Kota Pekanbaru adalah salah satu daerah yang masuk dalam visitasi dan pendampingan program ini. Salah satunya SMAN 16 Kota Pekanbaru. Sehingga mendapatkan beberapa refleksi dan perencanaan terkait tranformasi pembelajaran digital dan pemanfaatan akun pembelajaran di satuan pendidikan, dengan hadirnya Direktorat Sekolah Menengah Atas dan BPMP dalam memberikan advokasi.(yan)

Tulis Komentar