Kadisbud Riau Raja Yoserizal Zen Hadiri Acara Rayo Onom
KILASRIAU.com - Kadisbud Riau Raja Yoserizal Zen Hadiri Acara Rayo Onom di Baserah Kabupaten Kuansing yang dilaksanakan hari ini, Rabu (17/04/2024).
Serangkaian kegiatan yang dikuti antara lain pelepasan rombongan Datuk Penghulu serta arak-arakan sampek-sampek dan kunjung Rumah Godang empat suku di kenegerian Koto Tuo Baserah, hingga menyaksikan pertunjukan silat di Balai Pisah.
Apresiasi yang tinggi ia sampaikan mewakili PJ Gubri dan Kadisbud Riau.
- Kapolres Inhil Pimpin Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Libatkan 258 Personel Gabungan
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
“Banyak warisan budaya yang ada di Koto Tuo Baserah, salah satunya Buah Golek yang sedang kami lakukan kajian dan pendokumentasiannya di momen ghayo onom ini,” ungkap Raja Yose kepada media.
Kadisbud juga menegaskan bahwa perlu komitmen antara masyarakat dan pemerintah dalam upaya pelestarian objek budaya dalam memelihara nilai-nilai penting yang melekat dalam setiap peristiwa kebudayaan yang dilakukan.
“Diperlukan keseriusan dari pemkab Kuansing untuk memberi penguatan kepada karya budaya yang ada di masyarakat Kuansing, khususnya budaya yang terancam punah,” tambahnya lagi seraya berharap Disparbud Kuansing segera mendaftarkan Buah Golek dan Sampek-Sampek Rayo Onom untuk pengakuan warisan budaya tak benda secara nasional.
Dikatakannya lagi bahwa pentingnya pelindungan kepada sejumlah karya budaya bukan saja menjadi kepentingan komunitas atau pemangku adat. Namun diperlukan keberpihakan pemerintah agar ekosistem kebudayaan dapat terwujud secara patut.
“Kebudayaan yang kita pahami adalah kebudayaan yang dinamis, sesuai dengan kondisi masyarakat pendukungnya. Namun untuk mewariskan nilai-nilai kearifan lokal menjadi tanggungjawab semua pihak yang berkaitan. Sehingga ekosistem kebudayaan tercipta dan mengokohkan keberlangsungan nilai budaya ke masa depan,” ujarnya menutup komentarnya.


Tulis Komentar