Polsek Tembilahan Hulu Lakukan Cooling Sistem Pemilu Damai 2024 Usai Sholat Ashar Berjamaah
KILASRIAU.com - Tinggal menghitung hari puncak pesta demokrasi 2024, Polsek Tembilahan Hulu semakin gencar melaksanakan program Sholat berjamaah di beberapa masjid di wilayahnya dalam rangka cooling sistem Pemilu 2024.
Kali ini, Polsek Tembilahan Hulu melaksankan sholat ashar berjamaah di Mesjid Nurul Wathan Kecamatan Tembilahan Hulu yang dipimpin langsung Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Ricky Marzuki, Jumat (09/02/2024).
Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan Kemitraan Polri dengan masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas jelang Pemilu 2024.
- Menaker: Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan
- Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
- Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
- Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
- Kadis PMD Inhil Hadiri Rapat Pembahasan Raperda Tentang Administrasi Pemerintahan Desa
Dalam kesempatan itu juga, Kapolsek Tembilahan Hulu dan personil menyampaikan ajakan untuk mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari 2024 untuk menyumbangkan hak pilihnya pada Pemilu 2024.
"Kami mengajak masyarakat untuk mewujudkan dan mensukseskan pemilu 2024 dengan hadir di TPS pada Rabu tanggal 14 Februari 2024, agar menggunakan hak pilihnya dan jangan golput," ucap Kapolsek.
"Nanti, akan ada form C atau undangan nyoblos Pemilu 2024 akan dibagikan paling lambat 3 hari sebelum hari pemungutan suara oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), bawa surat undangan tersebut dan KTP lalu pergi ke TPS sesuai dimana kita memilih," lanjutnya.
Kemudian, dalam kesempatan itu juga, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap berita-berita hoaks yang beredar.
"Apabila nanti ada isu-isu yang beredar jangan langsung kita telan mentah-mentah tetapi kita cari tau terlebih dahulu kebenaran dari berita tersebut guna terciptanya situasi yang kondusif, terkhusus perihal Pemilu ini sangat sensitif dengan berita-berita hoaks sehingga kita harus lebih teliti dalam menerima informasi," pungkasnya.

Tulis Komentar