Nelayan Perawang Kesalkan PT. IKPP yang diduga Buang Limbah ke Sungai dan Cemari Sungai Siak
KILASRIAU.COM, Perawang - Pantauan awak media, ada banyak permasalahan yang di alami oleh nelayan yang menggantungkan nasip mencari ikan di sepanjang sungai siak Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Rabu (13/09/2023)
Penelusuran awak media banyak temuan yang sangat merugikan masyarakat nelayan yang dilakukan oleh pihak PT IKPP mulai dari Ikan mati akibat air busuk yang viral beberapa waktu lalu, pengolahan kayu yang tidak profesional karena banyak kayu yang jatuh dari tongkang saat alat berat beroperasi sehingga banyak kayu berjatuhan dan hanyut kesungai.

Salah seorang penggiat mancing dan juga nelayan Perawang Ibnu sangat mengesalkan karena beberapa bulan ini tangkapan ikan berkurang karena air busuk dan banyak ikan mati di sungai Siak.
- Polsek Tempuling Gelar KRYD, Antisipasi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas
- Dukung Penataan Pasar dan Wajah Kota, Satpol PP Inhil Tertibkan Kios di Kawasan Eks Air Mancur dan Pasar Tengah
- Bupati Inhil Minta Seluruh Elemen Masyarakat Konsisten Laksanakan Gerakan Jum'at Bersih
- Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas
- Kompak, Polsek Tempuling, Koramil 03/Tempuling, Pemdes Teluk Jira dan MPA Bahu-Membahu Atasi Karhutla
"Jangan Buang Limbah ke Sungai Siak," tegas Ibnu.
Ditempat terpisah Jabar selaku nerayan juga menyatakan hal yang senada bahwa saat ini seluruh nelayan sangat merasa dirugikan oleh aktifitas perusahaan yang tidak profesional dalam bekerja.
"Kalau untuk saat ini dapat ikan satu kilo pun susah tidak seperti sebelum air busuk limbah perusahaan yang menyebapkan ribuan ikan mati di sungai siak," ucapnya.
Apa kami harus demo! Baru perusahaan bisa mengambil sikap untuk permasalahan kami para nelayan ini, tegasnya.
Penghulu kampung Tualang Juprianto SSos juga membenarkan tentang banyaknya permasalahan yang sangat merugikan para nelayan yang khususnya berdomisili di Kampung Tualang.

"Masyarakat dan Nelayan yang menggantungkan nasipnya mencari ikan di sungai siak sudah banyak yamg membuat pengaduan, mulai dari susah cari ikan di sungai Siak, jaring yang koyak akibat kayu banyak yang hanyut," Ucapnya.
"Sampai masyarakat ada yang mengatakan akan demo di sepanjang sungai Siak," tambahnya.
"Saya meminta agar PT IKPP memperhatikan Pencemaran Lingkungan, Tenaga kerja dan Pengusaha lokal untuk di prioritaskan," tutupnya.
Saat dikonfirmasi melalui panggilan whatsapp Pimpinan IKPP Mill Perawang Hasanudin The terkait banyaknya kayu yang berserakan di sepanjang perairan sungai Siak Perawang yang sangat merugikan nelayan tidak menjawab konfirmasi dari awak media dan sampai berita ini diterbitkan, media masih menunggu konfirmasi dari Pimpinan IKPP Mill Perawang.

Tulis Komentar