Pangdam Brawijaya Ingatkan Prajurit Harus Netral, Hingga Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kilasriau.com - Pacitan - Pada kunjungannya di Kodim 0801/Pacitan pada Rabu (13/04/2023), beberapa hal disampaikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf. Salah satunya menyoal sikap netralitas TNI.
“Jangan terjebak dengan paradigma yang pragmatis dari partai manapun. Ingat, tetap jaga netralitas TNI,” tegas Pangdam.
Tak hanya itu saja, dihadapan prajurit dan Persit Kodim Pacitan Pangdam juga menegaskan jika dirinya tak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas berupa pecat tidak dengan hormat bagi anggota yang terlibat kasus narkoba.
- Wow! Hacker Asal Perawang Riau Ini Terima Penghargaan dari NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan
- Indonesia dan Turki Sepakati Joint Action Plan 2026–2027: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif hingga Berbagi Konsep ‘Model Factory’
- Pertahankan Opini WTP, Wamenaker Minta Jajaran Kemnaker Jaga Akuntabilitas
- Indonesia-Iran Bahas Penguatan Pelatihan Vokasi, Jaminan Sosial dan Akses Kerja bagi Penyandang Disabilitas
- Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
“Langsung akan diproses secara hukum dan pecat dari kedinasan,” ungkapnya.
Orang nomor satu di tubuh Kodam V/Brawijaya itu menegaskan, jika saat ini terdapat beberapa hal yang menjadi titik fokus utama. Hal itu, berkaitan dengan adanya program-program yang sudah direncanakan oleh Pemerintah dan TNI-AD.
Program-program tersebut, kata Pangdam, meliputi adanya program ketahanan pangan, menekan jumlah stunting, TNI Manunggal Air, Babinsa masuk dapur, serta Babinsa masuk sekolah.
“Seperti Babinsa di Sumenep yang mampu berkiprah ditengah masyarakat dengan mengembangkan UMKM hanya dengan membuat krupuk. Itu bisa menghasilkan antara Rp 3-4 juta per bulan. Dari krupuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mayjen TNI Farid.**

Tulis Komentar