Pangdam Brawijaya Ingatkan Prajurit Harus Netral, Hingga Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kilasriau.com - Pacitan - Pada kunjungannya di Kodim 0801/Pacitan pada Rabu (13/04/2023), beberapa hal disampaikan oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf. Salah satunya menyoal sikap netralitas TNI.
“Jangan terjebak dengan paradigma yang pragmatis dari partai manapun. Ingat, tetap jaga netralitas TNI,” tegas Pangdam.
Tak hanya itu saja, dihadapan prajurit dan Persit Kodim Pacitan Pangdam juga menegaskan jika dirinya tak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas berupa pecat tidak dengan hormat bagi anggota yang terlibat kasus narkoba.
- Wamenaker Tutup InaSkills 2026, Ini Daftar Pemenangnya
- Menaker Tekankan Dialog Sosial dan Pelindungan Pekerja ASEAN
- Solar Subsidi Kian Langka, PW MOI Inhil Ingatkan Potensi Permainan Kuota
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
“Langsung akan diproses secara hukum dan pecat dari kedinasan,” ungkapnya.
Orang nomor satu di tubuh Kodam V/Brawijaya itu menegaskan, jika saat ini terdapat beberapa hal yang menjadi titik fokus utama. Hal itu, berkaitan dengan adanya program-program yang sudah direncanakan oleh Pemerintah dan TNI-AD.
Program-program tersebut, kata Pangdam, meliputi adanya program ketahanan pangan, menekan jumlah stunting, TNI Manunggal Air, Babinsa masuk dapur, serta Babinsa masuk sekolah.
“Seperti Babinsa di Sumenep yang mampu berkiprah ditengah masyarakat dengan mengembangkan UMKM hanya dengan membuat krupuk. Itu bisa menghasilkan antara Rp 3-4 juta per bulan. Dari krupuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mayjen TNI Farid.**

Tulis Komentar