Pangdam Brawijaya Dampingi Kunjungan Presiden RI di Tuban
Kilasriau.com, Tuban - Presiden RI Joko Widodo menggelar kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di Tuban, Presiden tertuju untuk mengunjungi proses tanam padi di Desa Senori, Kecamatan Merakurak.
Beberapa pejabat turut hadir mendampingi kunjungan Presiden di Tuban. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.
?Hari ini kita mulai menanam seperti di daerah-daerah lain, setelah panen tidak diberi jeda karena air masih banyak, segera ditanam. Dan saya juga senang, petani disini memakai pupuk organik seperti yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia,? kata Presiden, Kamis (06/04/2023).
- Paripurna Milad Inhil Ke- 61, Bupati Herman Gelorakan Semangat Memajukan Inhil hingga Lintas Generasi
- DPRD Inhil Gelar Paripurna Istimewa Milad ke-61, Iwan Taruna: "Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah"
- Jangan Sampai PLN Seperti BGN, Presiden Terlambat Menindak Kelakuan Darmawan Prasodjo
- ILC Adopsi Standar Internasional untuk Pekerja Platform, Menaker: Pelindungan dan Inovasi Harus Berjalan Bersama
- Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO
Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Dorongan itu, dilakukan supaya para petani tidak bergantung pada pupuk kimia.
?Penggunaan pupuk organik pun, memberikan manfaat untuk memperbaiki llingkungan dan ekosistem,? jelasnya.
Tak hanya itu, kunjungan Presiden bersama sang Istri, Iriana Jokowi itu juga berlanjut di pasar Sambonggede, Kabupaten Tuban. Di lokasi itu, keduanya juga mengecek langsung harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.
Presiden mengungkapkan jika sejumlah kebutuhan bahan pokok yang ada di Pasar Sambonggede, cukup terjangkau jika dibandingkan dengan daerah lain.
?Saya melihat harga sangat bagus di sini, kayak ayam tadi saya cek Rp28 ribu, bawang merah Rp30 ribu, kemudian cabai Rp28-29 ribu, dibandingkan kabupaten dan provinsi yang lain saya lihat di sini paling murah,? ujar Presiden.**

Tulis Komentar