Pangdam Brawijaya Dampingi Kunjungan Presiden RI di Tuban
Kilasriau.com, Tuban - Presiden RI Joko Widodo menggelar kunjungan kerjanya di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Di Tuban, Presiden tertuju untuk mengunjungi proses tanam padi di Desa Senori, Kecamatan Merakurak.
Beberapa pejabat turut hadir mendampingi kunjungan Presiden di Tuban. Salah satunya, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf, M. A.
?Hari ini kita mulai menanam seperti di daerah-daerah lain, setelah panen tidak diberi jeda karena air masih banyak, segera ditanam. Dan saya juga senang, petani disini memakai pupuk organik seperti yang dilakukan oleh Serikat Petani Indonesia,? kata Presiden, Kamis (06/04/2023).
- Wow! Hacker Asal Perawang Riau Ini Terima Penghargaan dari NASA Usai Temukan Celah Sistem Keamanan
- Indonesia dan Turki Sepakati Joint Action Plan 2026–2027: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif hingga Berbagi Konsep ‘Model Factory’
- Pertahankan Opini WTP, Wamenaker Minta Jajaran Kemnaker Jaga Akuntabilitas
- Indonesia-Iran Bahas Penguatan Pelatihan Vokasi, Jaminan Sosial dan Akses Kerja bagi Penyandang Disabilitas
- Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Dorongan itu, dilakukan supaya para petani tidak bergantung pada pupuk kimia.
?Penggunaan pupuk organik pun, memberikan manfaat untuk memperbaiki llingkungan dan ekosistem,? jelasnya.
Tak hanya itu, kunjungan Presiden bersama sang Istri, Iriana Jokowi itu juga berlanjut di pasar Sambonggede, Kabupaten Tuban. Di lokasi itu, keduanya juga mengecek langsung harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.
Presiden mengungkapkan jika sejumlah kebutuhan bahan pokok yang ada di Pasar Sambonggede, cukup terjangkau jika dibandingkan dengan daerah lain.
?Saya melihat harga sangat bagus di sini, kayak ayam tadi saya cek Rp28 ribu, bawang merah Rp30 ribu, kemudian cabai Rp28-29 ribu, dibandingkan kabupaten dan provinsi yang lain saya lihat di sini paling murah,? ujar Presiden.**

Tulis Komentar