Mayjen Farid Makruf Tatap Muka dengan Toga dan Forkopimda Kabupaten Sampang
Kilasriau.com, Sampang - Pada kesempatan rapat pimpinan hari kedua yang digelar di Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf menyempatkan diri untuk melakukan tatap muka dengan tokoh agama dan Forkopimda Sampang.
Tatap muka itu, kata Mayjen Farid Makruf, merupakan suatu kehormatan bagi dirinya. Pasalnya, ia bisa bertemu secara langsung dengan para Ulama maupun Kyai yang ada di Sampang .
"Bangsa kita, adalah bangsa yang majemuk. Karena, banyak terdiri dari banyak suku, agama dan bangsa. Sebab, menurut sejarah, kita semua disatukan oleh rasa agar bisa hidup dalam satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa," ujar Pangdam dalam kunjungannya di Sampang pada Rabu (01/03/2023).
- Komnas PA Riau Dan Ditreskrimum Polda Riau Siap Kolaborasi Bersama
- BGN Dapur 1 Kelurahan Pulau Kijang Tingkatkan Kualitas Gizi
- Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Pelabuhan
- Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
- Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga, Ketua TP-PKK Inhil Ikuti Forum Nasional Prasara–Vistara
Mayjen Farid Makruf menambahkan, Ketuhanan yang maha Esa merupakan landasan moral yang bisa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Persatuan Indonesia pun, menurutnya, tak lepas dari adanya upaya untuk menciptakan masyarakat agar berada di dalam satu wadah.
"Sering kita kenal kalimat musyawarah untuk mufakat. Itulah cara kita berdemokrasi. Dan tidak ada pertentangan antara bangsa dan agama. Kita lihat kondisi bangsa kita, kekayaan alam kita yang sangat besar ini, meskipun cara pengelolaannya belum maksimal," ungkap Pangdam.
Bahkan, dihadapan Forkipimda dan para Ulama, Jenderal bintang dua almamater Akademi Militer tahun 1991 itu, juga membahas betapa pentingnya peran sinergitas antar semua pihak.
Menurutnya, TNI juga memiliki peranan dalam upaya mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan hingga saat ini, terdapat beberapa program dari TNI-AD yang dikhususkan pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Pada sambutannya, Pangdam V/Brawijaya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama - sama memberantas paham radikalisme yang selama ini telah banyak menimbulkan korban serta mengakibatkan perpecahan.
"TNI-AD ada program khusus dari KSAD, antara lain ketahanan pangan, TNI-AD Manunggal Air, penanganan stunting dan Babinsa masuk dapur," jelas Mayjen Farid.**


Tulis Komentar