Sambangi Ananda Kayla Di RSUD Natuna Kemensos RI Berikan Bantuan Atensi
Kilasriau.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan (RSKBK) datangi RSUD Natuna, Senin (6/2/2023)
Dalam kedatangan itu pihak Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan (RSKBK) Erwan Sihombing dan Ersyad Tonnedy, didampingi pekerja Sosial pertama Dinas Sosial Kabupaten Natuna Jaswandi S.Sos, Pengadministrasi Rehabilitasi Masalah Sosial Dinas Sosial Kabupaten Natuna Dewi Marlina, Ketua Komunitas Aktivis Natuna Sirojudin, serta beberapa awak media.
Adapun kedatangan Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan (RSKBK) diutus Kementerian Sosial untuk memberikan bantuan Asisten Rehabilitasi Sosial (Atensi) untuk Kayla balita berusia 1 tahun yang sedang mengalami gizi buruk dan dalam penanganan medis di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.
- Kapolri Tekankan Optimalisasi Pengamanan dan Pelayanan di Ops Ketupat 2026
- Inhil Perkuat Kesiapan Pengamanan Mudik, Dukung Penuh Operasi Ketupat 2026
- Inflasi Tembilahan Februari 2026 Tercatat 7,32 Persen (Y-on-Y)
- Komnas PA Riau Dan Ditreskrimum Polda Riau Siap Kolaborasi Bersama
- BGN Dapur 1 Kelurahan Pulau Kijang Tingkatkan Kualitas Gizi

"Kegiatan ini bukti respon kasus atas kondisi anak yang kurang beruntung atau sakit. Ini atensi dari ibu menteri terhadap warga di sini. Melalui perintah ibu menteri, kami ke sini untuk memberi bantuan atensi terhadap anak tersebut," ungkap Pekerja Sosial Kemensos RI, Erwan Sihombing di RSUD Natuna.
Erwan didampingi rekannya Ersyad Tonnedy mengatakan, bantuan atensi diberikan sesuai dengan hasil dari asesmen yang telah dilakukan.
"Inikan bantuan atensi, jadi menyesuaikan dengan hasil asesmen yang kami lakukan. Sementara hasil asesmen, secara ekonomi ibu kurang mampu dan kondisi anak sedang sakit. Rencana dari hasil asesmen adalah kita memberikan tempat tinggal yang layak dan juga bantuan usaha, supaya ibunya bisa mencukupi kebutuhan hidupnya dan selain itu, pihak kami akan memantau perkembangan kesehatan Kayla" terang Erwan.
"Untuk Ananda Kayla, tadi kita sudah konsultasi dengan dokter anak. Dari hasil konsutasi dokter anak memang menyarankan rekomendasinya adalah dipantau dalam beberapa hari ini dulu. Pulihkan secara fisik dan medisnya, baru nanti terkait dengan sakit yang lainnya akan dikonsultasi dengan dokter bedah. Pulihkan dulu kondisinya, supaya sehat baru nanti akan rekomendasi untuk penangan patah tangannya itu," sebut Erwan.
Menurut Erwan, jika nantinya akan di rujuk ke luar daerah. Pihaknya akan berupaya membantu agar Kayla mendapatkan pengobatan secara tuntas.
"Kita lihat dulu kedepan nya seperti apa. Memang keinginan ibu menteri adalah pengobatan secara tuntas untuk si anak," ujar Erwan.
Harapan Erwan Kayla cepat sehat, kembali pulih dan bisa beraktivitas sebagaimana mestinya dan untuk si ibu, kedepannya sambil berusaha bisa sambil merawat anaknya," harapnya.
Sementara itu, Nurhalipah ibu kandung Ananda Kayla mengaku terharu atas kepedulian Kementerian Sosial dalam upaya membantu anaknya.
"Terharu bang, dapat bantuan seperti ini. Tempat tinggal bersama anak, saya sangat bersyukur. Terima kasih banyak kepada pihak Kementerian Sosial," ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Sirojuddin Ketua Komunitas Aktivis Natuna selalu berharap permasalahan berkaitan dengan kemanusiaan dan sosial di Kabupaten Natuna, selalu mendapat respon positif dari Kementerian Sosial.


Tulis Komentar