Jembatan Penghubung Dua Desa di Kuansing Ambruk, Plt Bupati Perintahkan Dinas PUPR Segera Tindak Lanjuti

foto: Istimewa

 

TELUK KUANTAN - Jembatan penghubung antara desa Koto Taluk dengan desa Pulau Aro, tepatnya di Pulau Bungin, di belakang Mesjid Al Jihad, desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, tiba-tiba ambruk saat lokasi tersebut diguyur hujan deras, Ahad (15/01/2023) dini hari.

Diduga peristiwa ambruknya jembatan di Pulau Bungin ini karena tingginya curah hujan pada Ahad (15/01/2023) dini hari, akibatnya kedua sisi jembatan nyaris jatuh ke dasar sungai, dan membuat warga tidak bisa lagi melewati jembatan tersebut.

Dimana, warga desa Koto Taluk dan warga Pulau Aro, masyarakat yang biasa melintasi jalan tersebut jadi terhambat dan tidak bisa lagi menggunakan jalur itu.

"Ini jembatan penghubung antara desa Koto dengan Pulau Aro, di sini biasanya warga masyarakat berlalu lalang dengan berbagai keperluan," begitu kata Hendra yang salah seorang pemuda desa Koto Taluk.

Plt Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Drs. H Suhardiman Amby, Ak.,MM menyikapi informasi tersebut dengan meninjau langsung ke tempat di mana jembatan ambruk dimaksud, Ahad (15/01/2023) pagi, didampingi Sekda, H Dedy Sambudi serta sejumlah pejabat Dinas PUPR Kuansing, Kabid Dinas Kominfoss Hevi Heri Antoni, S.Sos.,M.Si.

Di lokasi tersebut, Plt Bupati H Suhardiman Amby, minta agar Dinas PUPR bergerak cepat untuk membenahi dan memperbaiki jembatan tersebut, supaya warga masyarakat dapat menggunakan jalan itu kembali.

"Ini kan bencana jadi segera tindaklanjuti, agar aktivitas warga tidak terganggu," begitu ditegaskan Suhardiman.

"Jika nanti dibutuhkan administrasi pendukung, saya siap membantu," imbuhnya.

"Untuk waktu yang cepat, buatkan warga jembatan darurat, sembari jembatan permanen selesai," kata suhardiman menegaskan. 

Suhardiman yang juga didampingi Anggota DPRD Kuansing, Gusmir Indra, juga berterimakasih atas partisipasi warga yang sudah menyampaikan informasi terkait ambruknya jembatan ini kepada dirinya. 

Dikatakan Gusmir, bahwa sebelumnya salah seorang warga Teluk Kuantan, Yudi (45) menginformasikan kepadanya bahwa jembatan di kawasan Pulau Bungin Desa Koto Taluk amblas akibat tingginya curah hujan. Ambruknya jembatan dimaksud sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," demikian Gusmir Indra menyampaikan.(**)

 






Tulis Komentar