Susahnya Nelayan Sedanau Natuna Mendapatkan BBM Solar Bersubsidi
Kilasriau.com, Natuna - Penting nya pengawasan penjualan BBM Solar bersubsidi di Sedanau Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna, untuk menghindari kecurang dalam pendisribusian sudah selayaknya ditingkatkan, supaya minyak yang sudah disubsidi kan pemerintah tepat sasaran.
Terlihat oleh media ini tulisan yang bertuliskan minyak solar habis yang dipasang di SPBUN PT Pelnas Lintas Jakarta Bunguran. Seperti diketahui beberapa hari ini minyak BBM Solar bersubsidi memang susah didapat kan nelayan Sedanau Natuna.
Kepada media Kilasriau.com salah satu Nelayan Sedanau Natuna Pardi mengatakan memang saat ini sangat sulit untuk mendapat kan minyak solar bersubsidi, tidak tahu apa penyebab nya.
- Pemkab Inhil Gelar Ramadan Fair UMKM 2026, Dimeriahkan Berbagai Lomba dan Doorprize Menarik
- Bupati dan Ketua IWAPI Inhil Resmikan Outlet Oleh-Oleh UMKM, Perkuat Akses Pasar serta Ekonomi Lokal
- LSM Desak Aparat Tegakkan Hukum, Klaim Sepihak Dinilai Abaikan Putusan MA
- Udang Nenek, Potensi Emas Pesisir Inhil Dukung Visi Ekonomi Daerah
- Panen Raya IP 300, Bupati Indragiri Hilir Optimis Pertanian Kempas Terus Melaju
"Kemarin terakhir kali Tanggal 2 Januari 2023 saya mencoba untuk membeli minyak solar bersubsidi di SPBUN PT Pelnas Lintas Jakarta Bunguran akan tetapi tidak mendapatkan hasil, kata salah satu pekerja disitu minyak habis. Hingga kini sudah Tanggal 6 Januari 2023 minyak solar subsidi belum juga ada di SPBUN PT Pelnas Lintas Jakarta Bunguran," ucap Pardi.
Secara terpisah Suryani salah satu penangung jawab di PT Pelnas Lintas Jakarta Bunguran saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler Juma't (6/1/2023) mengungkapkan keterlambatan minyak solar ini adalah karna cuaca yang kurang mendukung.
"Kami bukan lalai dan tidak mau mengambil minyak tersebut. Kalau cuaca ekstrim seperti ini tidak mungkin kami terobos keselamatan karyawan adalah hal yang terpenting. Apalagi dari Sahbandar sudah memberi surat dari BMKG belum membolehkan berangkat. Kita berangkat bukan sembarang berangkat harus ngurus izin dulu, kalau di izin kan baru kita berangkat," terang Sur sapaan hari-hari nya.
"Tapi sekarang ini karyawan kami sudah berada di Selat Lampa untuk mengambil minyak. Kalau cuaca mendukung dan tidak ada halangan mereka pulang malam ini. Insya Allah besok sudah tersedia minyak solar itu.
"Mudah-mudahan nelayan Sedanau Natuna bersabar menunggu kedatang minyak dan paham dengan cuaca yang beberapa hari ini ekstrim. Sehingga tidak terjadi kesalah pahaman dari nelayan Sedanau Natuna," tambah Sur.


Tulis Komentar