Sijago Merah Habiskan 15 Unit Rumah Warga dan Satu Orang Mengalami Luka Ringan
KILASRIAU.com - Sekitar pukul 01.00 wib dini hari Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, kabupaten Indragiri Hilir Siago merah kembali memperlihatkan keganasannya dengan menghanguskan kurang lebih 15 rumah milik warga, Rabu (28/12/22).
Kepala desa Panglima Raja Haliyar saat dikonfirmasi awak media mengatakan peristiwa kebakaran ini sangat cepat apa lagi saat itu kondisi lampu padam.
"Kebakaran ini begitu cepat, apa lagi warga saat itu sedang tidur jadi api begitu cepat melahap rumah warga," kata kades Panglima Raja.
- Monyet Diduga Stres dan Bekas Peliharaan, Camat Tembilahan Minta BKSDA Segera Bertindak
- Ketua PW IWO Riau Resmi Hentikan Sayembara Tangkap Monyet Liar, Penanganan Diserahkan ke Tim Ahli Demi Keselamatan Warga
- Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang, Tim Gabungan Sisir Permukiman Gunakan Perahu Karet
- Delapan Warga Jadi Korban Gigitan Monyet Liar, Damkar Inhil Turunkan 15 Personel Lakukan Pencarian
- Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Lebih lanjut, Haliyar menyebutkan bahwa proses pemadaman ini memakan waktu kurang lebih 3 jam karena terkendala dengan air yang surut, kurangnya alat pemadam dan padat pemukiman.
"Jadi, penyebab kebakaran ini kita belum bisa memastikan nya. Namun, peristiwa ini diperkirakan 15 rumah warga habis terbakar, dan satu orang korban luka ringan dan saat ini telah ditangani, untuk kerugian belum bisa ditaksirkan berapa," tuturnya.
Terakhir Haliyar mengharapkan dari pemerintah kabupaten Indragiri Hilir untuk segera memberikan bantuan kepada warga desa Panglima Raja, karena beberapa KK yang kehilangan rumah nya.
"Kami berharap kepada pemerintah kabupaten Inhil segera memberikan bantuan kepada warga kami ini. Khusus nya para korban. Terakhir saya menghimbau kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati saat hendak meninggalkan rumah ataupun saat beraktifitas didalam rumah. Dipastikan betul-betul kondisinya agar peristiwa ini tidak terjadi lagi," harapnya.**

Tulis Komentar