Tingkatkan Kreativitas Pemuda, Kenegerian Taluk Plus Jake Gelar Pelatihan Kewirausahaan

TELUK KUANTAN - Untuk meningkatkan kreativitas Pemuda-Pemudi, Kenegerian Taluk plus desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah menggelar pelatihan kewirausahaan pemuda secara gratis. Mulai dari cara pembuatan kolam daratan (Bioflog), pembibitan ikan di kolam bioflog dan juga pelatihan Tata Boga.

Kegiatan pelatihan kewirausahaan pemuda ini diselenggarakan di Aula Kantor Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Senin (19/12/2022) yang pendanaannya berasal dari dana BKK provinsi Riau Tahun Anggaran 2022.

Pelatihan ini dibuka bagi masyarakat Kecamatan Kuantan Tengah, khususnya Kenegerian Taluk plus desa Jake. Dengan mendaftarkan diri ke kelurahan atau desa masing-masing, maka di perwakilan tiap-tiap desa sebanyak 8 orang. Sehingga peserta yang hadir saat pelatihan sebanyak 64 orang, yang terdiri dari 8 desa.

Camat Kuantan Tengah, Agus Iswanto, S.STP dalam acara pembukaan memaparkan penjelasannya tentang kegiatan yang dilaksanakan. Dimana, dalam Kegiatan tersebut langsung dihadiri para narasumber pelatihan perikanan kolam darat dari Dinas Perikanan Kuantan Singingi dan dari Fakultas Perikanan Unri serta para narasumber pelatihan tata boga.

"Bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk melatih para pemuda dalam meningkatkan kreativitasnya untuk sebuah karya yang juga menghasilkan pundi-pundi uang. Yang mana pada hari ini pesertanya adalah pemuda-pemudi dari Kenegerian Taluk, plus Desa Jake," begitu ujar Camat Kuantan Tengah, Agus Iswanto.

"Selain itu, hal ini juga untuk menumbuhkan semangat pemuda dalam kemandirian," kata Agus.

Harapan Agus, agar para pemuda yang telah mengikuti pelatihan ini bisa berkarya dan berkembang. Termasuk bisa meningkatkan ekonomi keluarga.

"Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, tingkat kreativitas pemuda di Kecamatan Kuantan Tengah bisa semakin baik. Sehingga pemuda bisa berkembang dalam melakukan usaha yang saat ini ditekuni atau bahkan membuka usaha baru," demikian kata Agus.

Sementara, ketua panitia penyelenggara kegiatan yang juga sebagai Sekretaris Desa Koto Taluk, Haris Rosyadi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan agar melatih para pemuda dan pemudi untuk berkarya dan menjadi wirausahawan nantinya.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyiapkan wirausahawan muda, mereka dilatih agar menjadi wirausahawan baru,” ujar Haris Rosyadi yang acap disapa Adi ini.

Menurutnya, karena saat ini sedang marak kuliner, maka pada pelatihan memelihara ikan dengan kolam darat dan tata boga ini lebih ditonjolkan pada menu kuliner.

"Jadi, diharapkan para pemuda dan pemudi bisa menjadi wirausahawan kuliner nantinya," kata Adi.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta pelatihan diajak melihat beberapa percontohan kolam darat yang sudah diusahakan oleh BUMDes Koto Taluk yang tidak jauh dari tempat pelatihan dan juga dilatih memasak dari yang sederhana hingga yang istimewa di halaman kantor desa Koto Taluk.

"Disamping bisa berkolam ikan dan bisa memasak, mereka juga diharapkan bisa memanagement usaha yang baik," imbuh Adi.

“Kami berharap para peserta tata boga mengetahui kuliner yang sedang ngetren, sehingga mereka mampu mengambil peranan di bidang kuliner di daerahnya nanti,” kata Adi lagi.

Menurut Adi, para peserta nampaknya sudah mempunyai bekal. “Acara pelatihan ini, hanya satu hari ini saja, Senin (19/12/2022). Sebahagian dari mereka sudah punya usaha sendiri, baik itu kolam maupun kuliner. Tinggal mendorong untuk dikembangkan lagi,” ungkap Adi.

Kegiatan pelatihan seperti ini hendaknya terselenggara secara rutin setiap tahunnya, dan diprogramkan yang cakupannya lebih diperluas dengan paket yang berbeda seperti tata busana, tehnik bengkel, seni ukir dan lain sebagainya.(*)






Tulis Komentar