Datuk Natawarga Laksana Hadir Kongres Budaya Banjar ke-VI dan KBB I, Momentum Lestarikan Budaya Banjar
Kilasriau.com, Kalsesl - Datuk Natawarga Laksana H.Syamsuddin Uti sebagai Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Provinsi Riau menghadiri Kongres Kerukunan Bubuhan Banjar I yang di sejalankan dengan Kongres Budaya Banjar Ke-VI TH 2022 di Q Dafam Hotel, Kota Banjarbaru, Rabu (14/12/2022).
Kedatangan Datu' Natawarga Laksanakan ke lokasi Kongres yang disambut Ketua KBB Se-Indonesia dan tokoh-tokoh Banjar dari seluruh Wilayah Republik Indonesia didampingi Sekretaris KBB Riau Indrawansah Syarkowi dan beberapa Ketua KBB Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.
Kongres Budaya Banjar VI dan Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) I yang mengangkat tema “Barakat-rakat Gasan Kemajuan, Bamartabat Gasan Manjumput Zaman” diikuti sejumlah perwakilan bubuhan Banjar yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri dengan peserta yang berjumlah sekitar 300 orang tersebut mengikuti kongres.
- Kapolres Indragiri Hilir Bersama Pejabat Utama Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Idul Fitri 1447 H 2026
- Pesan Kapolri di Safari Ramadhan Riau: Tingkatkan Silaturahmi hingga Jaga Persatuan
- Mudik Tenang Tanpa Cemas, Polsek Tempuling Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis untuk Warga
- Bupati Inhil Tegaskan Penataan SDM Pasca Restrukturisasi OPD Masih Berproses, ASN Diminta Tetap Tenang
- Kapolri-Titiek Soeharto Resmikan-Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau
H.Syamsuddin Uti yang bergelar Datuk Natawarga Laksana yang mengikuti Kongres ini merupakan suatu momentum untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan budaya Banjar ke seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir yang banyak terdapat masyarakat suku Banjar.
Tidak hanya sampai disitu, Datuk Natawarga laksana H.Syamsuddin Uti yang juga sebagai Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir juga mengangkat isu-isu keagamaan. Mengingat di Kabupaten Indragiri Hilir terkenal seorang Ulama kharismatik dari Banjar Syekh Abdurrahman Siddiq bin Muhammad Afif al-Banjari bin Mahmud bin Jamaluddin, demikian nama lengkapnya yang dilahirkan pada tahun 1857 di Kampung Dalam Pagar Martapura Kalimantan Selatan.
"Kedatangan kita berkumpul disini untuk saling bersilaturahmi dan bertemu bubuhan,"ujarnya.
Pada hari ke-2 Kongres ini dilaksanakan bebeberapa rangkaian seperti; Mubes dan Seminar Budaya Banjar serta anjang sana ke lokasi wisata pasar terapung Lokbaintan**


Tulis Komentar