Seekor Monyet Berkeliaran Lukai Bocah di Bogor Akhirnya Dievakuasi Damkar
Kilasriau.com, - Seekor monyet yang berkeliaran dan sempat melukai siswa SD di kawasan Malabar, Bogor Tengah, Kota Bogor dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (damkar). Petugas mengungkap monyet tersebut merupakan peliharaan warga yang lepas.
"Alhamdulillah monyetnya sudah diamankan sama anggota Damkar yang ke lokasi, iya sudah (ditangkap)," kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor Ade Nugraha, Minggu (11/12/2022).
Ade mengungkap saat ini monyet diamankan di Mako Damkar Kota Bogor. Monyet tersebut ditangkap setelah berhasil dipancing hingga masuk ke dalam kamar salah satu rumah warga. Petugas langsung menangkap dan mengamankannya.
"Monyet yang masuk ke pemukiman warga di Malabar itu peliharaan warga, kemungkinan terlepas atau apa. Monyetnya sudah ditangkap, sekarang dibawa ke Mako Sukasari," kata Ade.
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
- Pemuda Gerbang Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- PLN UP3 Rengat Dinilai Lamban, Warga Reteh Berduka Kebakaran Diperparah Listrik Padam
Sementara itu seorang warga bernama Yuliani bersyukur monyet itu sudah ditangkap. Sehingga tidak khawatir monyet menyerang warga,
"Iya Alhamdulillah sudah ditangkap sama petugas damkar, aman sekarang ngga khawatir lagi," kata Yuli.
Diberitakan sebelumnya, seekor monyet berkeliaran di permukiman warga di Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor. Kemunculan monyet itu meresahkan warga karena sempat melukai anak-anak.
Warga Tegallega, Yuli menyebut monyet itu sudah ada sejak sekitar sepekan lalu di kawasan Malabar. Diduga, monyet tersebut merupakan peliharaan seseorang yang lepas.
"Monyetnya sudah sekitar satu mingguan. Ini meresahkan banget, karena banyak anak kecil di sini dan si monyet berkeliaran di pemukiman warga," kata Yuli.

Tulis Komentar