Dosen Universitas Budi Luhur Jakarta Ditemukan Tewas Membusu di Rumahnya
Kilasriau.com, - Dosen Universitas Budi Luhur Jakarta berinisial Hadiono Afdjani (53) ditemukan tewas membusuk di rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel). Kematian korban terungkap setelah warga mencurigai bau busuk dari dalam rumah.
"Iya (dosen) Budi Luhur. Ada tetangganya yang mencium bau busuk terus kemudian menghubungi RT, RT menghubungi keponakan warganya, kemudian masuk ke dalam ditemukan dalam keadaan sudah meninggal," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Nazirwan saat dihubungi wartawan, Kamis (8/12/2022).
Nazirwan mengatakan warga juga curiga lantaran Hadiono tidak terlihat keluar rumah selama berapa hari. Dia menyebut rumah H dalam kondisi terkunci saat warga memasuki rumah tersebut.
- Ketua PW IWO Riau Resmi Hentikan Sayembara Tangkap Monyet Liar, Penanganan Diserahkan ke Tim Ahli Demi Keselamatan Warga
- Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang, Tim Gabungan Sisir Permukiman Gunakan Perahu Karet
- Delapan Warga Jadi Korban Gigitan Monyet Liar, Damkar Inhil Turunkan 15 Personel Lakukan Pencarian
- Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
- PW-IWO Riau Desak Polres Inhil dan Polda Riau Usut Tuntas Penyebab Kebakaran Hutan Bukit Condong
"Saksi satu curiga karena sudah beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah atau beraktivitas," katanya.
Dia mengatakan warga kemudian berusaha mencongkel pintu jendela rumah Hadiono. Dia menyebut warga menemukan jenazah Hadiono sekitar pukul 7.45 WIB, pagi tadi.
"Sekitar pukul 7.45 WIB sampai di TKP dan berusaha masuk melalui pintu tetapi terkunci, saksi kemudian didampingi saksi tiga mencongkel jendela untuk masuk," ucapnya.
Dia mengatakan Hadiono Afdjani ditemukan dalam posisi telungkup. Dia menuturkan dosen Fakutlas Komunikasi dan Desain Kreatif itu ditemukan di ruang tamu.
"Tertelungkup di ruang tengah atau tamu," ujar Nazirwan.
Nazirwan mengatakan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Dia menuturkan jenazah korban sudah dalam kondisi membengkak.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya," kata Nazirwan.
Selain itu, Nazirwan mengatakan H menderita stroke dan tinggal seorang diri di rumah tersebut. Hal itu diperoleh polisi dari keterangan pihak keluarga.
"Keterangan dari keluarga dia itu sudah lama kena penyakit struk, tinggal sendiri. Tinggal sendiri, keterangannya tinggal sendiri," ujarnya.
Pihak Universitas Budi Luhur melalui akun Instagram menyampaikan duka cita atas meninggalnya Hadiono Afdjani.
"Innalilahi wa innailaihi Raji'un ???? Semoga amal dan ibadah beliau diterima disisi-Nya. Ilmu yang diberikan beliau akan terus mengalir menjadi pahala untuk beliau ????," tulis akun @kampusbudiluhur

Tulis Komentar