Pelajar SMP 1 Karimun Tewas Usai Terseret Arus Banjir
Kilasriau.com, - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Karimun berinisial FKA (13) tewas terseret arus selokan saat pulang sekolah bersama teman-temannya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar pukul 11.00 WIB korban bersama teman-temannya pulang sekolah melewati jalan Bukit Senang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.
Saat itu, kondisi hujan lebat yang melanda Karimun dan korban yang asik main mandi hujan bersama teman-temannya itu.
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
- Pemuda Gerbang Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- PLN UP3 Rengat Dinilai Lamban, Warga Reteh Berduka Kebakaran Diperparah Listrik Padam
Kemudian derasnya air hujan di lokasi kejadian, menyebabkan korban terperosok ke dalam selokan hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Balai Karimun Kompol Edy Wiyanto kepada TRIBUNBATAM.id.
"Peristiwa itu terjadi ketika pulang sekolah. Ia kemudian terseret air deras di selokan Bukit Senang," ujar Kapolsek Karimun, Kompol Edy Wiyanto.
Kompol Edy menambahkan, pihaknya telah melakukan proses evakuasi dengan mengeluarkan jasad remaja malang itu yang terjepit dari dalam selokan.
"Korban merupakan anak seorang bidan warga Batu Lipai, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral," ujarnya.
Sementara, pihak keluarga masih belum bersedia memberikan keterangan kepada media.
"Saya mohon jangan pertanyakan ini, saya minta tolong foto-foto anak saya bisa dihapus. Tolong hargai perasaan kami keluarga korban," ujar keluarga yang enggan namanya disebutkan. ( TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Tulis Komentar