Pemkab Inhil Lakukan Audiensi Bersama Masyarakat Kecamatan Keritang
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs. H. Muhammad Wardan, MP melakukan Audiensi bersama Masyarakat Kecamatan Keritang di Aula Rapat Lantai 5 Kantor Bupati, Selasa (15/11/22).
Bupati Inhil HM Wardan didampingi Sekda Inhil H. Afrizal juga turut dihadiri beberapa Pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Inhil.
Menurut Kepala Desa Kuala Keritang, banjir ini terjadi salah satunya dikarenakan jebolnya tanggul yang berfungsi sebagai penahan air dari sungai Reteh yang debit airnya cukup tinggi agar tidak masuk ke desa serta intensitas hujan yang cukup tingg hingga mengakibatkan ribuan hektar lebih lahan perkebunan yang hancur.
- MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Batang Tuaka Diharapkan Lahirkan Generasi Qurani Berprestasi
- Bupati Inhil Pastikan Penanganan Korban Gigitan Monyet Liar Berjalan Optimal
- Peringati Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Inhil Sambut Anak Berisiko Stunting Asal Desa Sungai Luar di Kedaton
- Wakil Bupati Inhil Yulianti dan Wakil Bupati Kampar Misharti Hadiri Upgrading Leadership KKIH Pekanbaru
- Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut
Ia juga menyampaikan beberapa permohonan dan permasalahan serta keluhan dari masyarakat Kuala Keritang kepada Pemerintah Kabupaten Inhil.
Menanggapi hal tersebut, Bupati H. Muhammad Wardan merespon baik serta mengapresiasi Pemerintah Kecamatan hingga desa yang mana sudah menyuarakan aspirasi masyarakatnya.
Selanjutnya Bupati mengatakan, "Sebenarnya bukan hanya di Kecamatan Keritang saja, kita sudah antisipasi penanganan banjir dibeberapa Kecamatan dan Desa yang ada di Kabupaten Inhil,"
Pada sore hari ini kebetulan utusan dari masyarakat Kecamatan Keritang yang memang mereka mengharapkan adanya upaya dari Pemerintah untuk melakukan normalisasi parit, tanggul, dan jalan.
"Ini sudah dipersiapkan, malahan untuk normalisasi parit sekarang sudah dikerjakan. Dari 4 KM yang harus dinormalisasi yang sudah dilaksanakan 2 KM. Artinya yang mereka harapkan itu sudah kita realisasikan," terang Bupati
Selanjutnya Bupati mengatakan, setelah yang 2 KM lagi ini selesai, awal tahun 2023 akan berlanjut dengan sistem swakelola yang waktunya tidak terbatas, artinya bisa setiap saat sesuai dengan kebutuhan bisa dilaksanakan. Yang jelas ini sudah diprogramkan untuk tahun 2023 akan dinormalisasi sebanyak 10 kilo. Dan akan terus berlanjut sampai dengan tahun 2025.
Hadir dalam kesempatan Camat Keritang, Kepala Desa Kuala Keritang, Kepala Desa Pasar Kembang, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda serta perwakilan RT/RW Kecamatan Keritang.

Tulis Komentar