Bocah Kelas 6 SD Diduga di Culik dan di Cabuli, Ini Kata Kapolsek Tembilahan Hulu
KILASRIAU.com, - Terkait kejadian bocah kelas 6 SD yang diduga menjadi korban penculik dan pencabulan, Kapolsek Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membenarkan adanya kasus tersebut.
"Betul. Tersangka masih dalam lidik," kata Kapolsek Tembilahan Hulu Iptu Ricky Marzuki saat dikonfirmasi wartawan via WhatsApp, Sabtu (29/10/22).
Iptu Ricky Marzuki menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban bersama ibunya baru pulang dari acara haul sekitar jam 00:00 wib malam.
- Kebakaran Hebat di Jalan Gunung Daek, Kafe dan Rumah Warga Hangus Dilalap Api
- Insiden Lalu Lintas di Keritang, Pasangan Lansia dan Pedagang Tahu Alami Luka
- Pemkab Inhil Berduka, Malam Ini Kebakaran Landa Gedung Kantor Bupati
- Update: Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inhil 10 Orang Terluka
- Kebakaran Besar Akibat Kebocoran Pipa Gas PT TGI, Kapolda Riau Turun Langsung Tinjau Lokasi di Batu Ampar
"Malam itu korban tidur bersama ibunya dengan empat orang anak-anaknya, jadi sekitar jam 02:00 dini hari, ibunya terbangun dilihat anaknya ini tidak ada di sampingnya, dicari-cari takutnya jatuh di sungai, karena belakang rumahnya ini sungai," tutur Kapolsek.
Setelah itu, kata Kapolsek, pihak keluarga meminta bantuan kepada paman korban berinisial M untuk ikut membantu mencari di mana keberadaan sang korban.
"Di telfon lah pamannya, datanglah pamannya, setelah dicari-cari nggak jauh dari rumahnya disorotnya di sebelah rumahnya itu ternyata rumah kosong ditemukanlah anak itu nunduk nangis tanpa busana, dan area sensitifnya ditemukan bercak darah," ujarnya.
Saat ini, kata Kapolsek, korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum.
"Saat ini kondisi korban lemah, trauma psikis, saya aja ngomong tidak bisa kondisi kejang-kejang anak ini, dan sudah kita bawak rumah sakit Puri Husada, kita ajukan permohonan visum juga, mungkin sudah divisum oleh dokter," imbuhnya.

Tulis Komentar