Bawa Senpi dan Hendak Terobos Istana Presiden, Wanita Ini Diamankan Polisi
KILASRIAU.com, - Seorang wanita membawa senjata api diamankan polisi lalu lintas saat kedapatan akan menerobos Istana Kepresidenan di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10).
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Wanita yang berkerudung dan cadar itu membawa senjata api diduga jenis FN.
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
Dia didapati anggota polantas yang sedang melakukan tugas rutin di sekitar istana presiden. Wanita itu berjalan kaki dari Harmoni mengarah ke depan Istana Merdeka.
Dia kemudian menghampiri anggota Paspampres yang sedang siaga dengan menodongkan senpi jenis FN.
Dengan sigap anggota Sat Gatur Aiptu Hermawan, Briptu Krismanto dan Bripda Yuda yang berada tak jauh dari lokasi mengamankan perempuan tersebut dan merebut senpi.
Saat ini wanita itu diserahkan kepada Polres Jakarta Pusat beserta senjata apinya.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.
“Iya betul. Tadi keterangannya anggota dia bawa senjata menodongkan ke Paspampres langsung anggota rebut," ujar Kombes Latif Usman.
Dari hasil penggeledahan, perempuan tersebut tak ditemukan adanya satu pun kartu identitas. Dari tangannnya turut diamankan sepucuk senjata api jenis FN.
"Dibawa ke Subdit Kamneg Krimum," jelasnya.


Tulis Komentar