Novel Baswedan Sebut Ganjar Pranowo Tidak Terlibat Mega Korupsi e-KTP
KILASRIAU.com, - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tiba-tiba menyinggung keterlibatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kasus mega korupsi e-KTP.
Ia menyebut lebih tahu bahwa tidak ada bukti Ganjar terlibat meskipun namanya pernah disebutkan.
Saya berani berbicara itu, kan penyidik nya dulu saya, kok. Jadi saya yang lebih tahu," ujarnya di kanal YouTube Novel Baswedan, Rabu (19/10/2022).
- Menaker Tegaskan Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
- Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI
- Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
- Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
Bahkan, Novel berani menegaskan bahwa Ganjar tidak termasuk orang yang mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.
"Enggak, enggak, itu dibilang mengembalikan (uang) itu enggak benar," ungkapnya.
Menurut Novel, nama politikus PDIP itu pernah disebut dalam persidangan, tapi tak bisa diartikan Ganjar terlibat dalam mega proyek korupsi e-KTP.
"Memang namanya disebut dalam persidangan. Ada standar pembuktian yang harus bisa dipenuhi. Bukan sembarangan," jelasnya.
Namun, peryataan Novel tersebut untuk membela Ganjar Pranowo, tapi untuk menegakan kebenaran dan keadilan.
Jadi jangan sampai KPK dipakai oknum tertentu untuk kepentingan yang nggak bener," tegas Novel Baswedan.

Tulis Komentar