Novel Baswedan Sebut Ganjar Pranowo Tidak Terlibat Mega Korupsi e-KTP
KILASRIAU.com, - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tiba-tiba menyinggung keterlibatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kasus mega korupsi e-KTP.
Ia menyebut lebih tahu bahwa tidak ada bukti Ganjar terlibat meskipun namanya pernah disebutkan.
Saya berani berbicara itu, kan penyidik nya dulu saya, kok. Jadi saya yang lebih tahu," ujarnya di kanal YouTube Novel Baswedan, Rabu (19/10/2022).
- Sudah 12 Jam Lebih Sumut Blackout, Bukti GM PLN UID Sumut Tidak Bisa Bekerja
- Blackout Berulang Sejak 2024 Bentuk Kejahatan Kemanusiaan, Pecat dan Tangkap Dirut PLN Darmawan Prasodjo!
- Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan
- PMT Layani Pelayaran Langsung Perdana CMA CGM dari Kuala Tanjung ke China Selatan
- Harga Pinang Muda Tembus Rp10 Ribu per Kilo, Harapan Baru Petani Inhil Mulai Bangkit
Bahkan, Novel berani menegaskan bahwa Ganjar tidak termasuk orang yang mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.
"Enggak, enggak, itu dibilang mengembalikan (uang) itu enggak benar," ungkapnya.
Menurut Novel, nama politikus PDIP itu pernah disebut dalam persidangan, tapi tak bisa diartikan Ganjar terlibat dalam mega proyek korupsi e-KTP.
"Memang namanya disebut dalam persidangan. Ada standar pembuktian yang harus bisa dipenuhi. Bukan sembarangan," jelasnya.
Namun, peryataan Novel tersebut untuk membela Ganjar Pranowo, tapi untuk menegakan kebenaran dan keadilan.
Jadi jangan sampai KPK dipakai oknum tertentu untuk kepentingan yang nggak bener," tegas Novel Baswedan.

Tulis Komentar