Novel Baswedan Sebut Ganjar Pranowo Tidak Terlibat Mega Korupsi e-KTP
KILASRIAU.com, - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tiba-tiba menyinggung keterlibatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kasus mega korupsi e-KTP.
Ia menyebut lebih tahu bahwa tidak ada bukti Ganjar terlibat meskipun namanya pernah disebutkan.
Saya berani berbicara itu, kan penyidik nya dulu saya, kok. Jadi saya yang lebih tahu," ujarnya di kanal YouTube Novel Baswedan, Rabu (19/10/2022).
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
Bahkan, Novel berani menegaskan bahwa Ganjar tidak termasuk orang yang mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.
"Enggak, enggak, itu dibilang mengembalikan (uang) itu enggak benar," ungkapnya.
Menurut Novel, nama politikus PDIP itu pernah disebut dalam persidangan, tapi tak bisa diartikan Ganjar terlibat dalam mega proyek korupsi e-KTP.
"Memang namanya disebut dalam persidangan. Ada standar pembuktian yang harus bisa dipenuhi. Bukan sembarangan," jelasnya.
Namun, peryataan Novel tersebut untuk membela Ganjar Pranowo, tapi untuk menegakan kebenaran dan keadilan.
Jadi jangan sampai KPK dipakai oknum tertentu untuk kepentingan yang nggak bener," tegas Novel Baswedan.


Tulis Komentar