Novel Baswedan Sebut Ganjar Pranowo Tidak Terlibat Mega Korupsi e-KTP
KILASRIAU.com, - Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tiba-tiba menyinggung keterlibatan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kasus mega korupsi e-KTP.
Ia menyebut lebih tahu bahwa tidak ada bukti Ganjar terlibat meskipun namanya pernah disebutkan.
Saya berani berbicara itu, kan penyidik nya dulu saya, kok. Jadi saya yang lebih tahu," ujarnya di kanal YouTube Novel Baswedan, Rabu (19/10/2022).
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
Bahkan, Novel berani menegaskan bahwa Ganjar tidak termasuk orang yang mengembalikan uang dalam kasus korupsi e-KTP.
"Enggak, enggak, itu dibilang mengembalikan (uang) itu enggak benar," ungkapnya.
Menurut Novel, nama politikus PDIP itu pernah disebut dalam persidangan, tapi tak bisa diartikan Ganjar terlibat dalam mega proyek korupsi e-KTP.
"Memang namanya disebut dalam persidangan. Ada standar pembuktian yang harus bisa dipenuhi. Bukan sembarangan," jelasnya.
Namun, peryataan Novel tersebut untuk membela Ganjar Pranowo, tapi untuk menegakan kebenaran dan keadilan.
Jadi jangan sampai KPK dipakai oknum tertentu untuk kepentingan yang nggak bener," tegas Novel Baswedan.

Tulis Komentar