Bocah di Blora Tewas Tenggelam Disungai, Karena Mengejar Sendal Yang Hanyit Terbawa Arus
Kilasriau.com - Kejadian tragis dialami Muhammad Imam Abror (11) bocah asal Kelurahan Wulung RT 04 RW 02 Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Dia tewas tenggelam di Sungai Wulung jembatan Bacek Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung Minggu (16/10/2022) .
Jasad korban berhasil dievakuasi pada Minggu sore pukul 16.45 WIB. Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi awal kejadian Minggu (16/10) sekitar pukul 09.30 WIB korban sedang bermain di Sungai Wulung bersama dua temannya.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
Korban terpelesat dan sandal yang dipakai lepas hanyut terbawa arus. "Bocah Sekolah Dasar (SD) kelas 5 diduga sedang mengejar sandal yang hanyut terbawa arus akhirnya tenggelam,” katanya.
Atas informasi tersebut, Kepala kantor SAR Semarang memperintahkan Koordinator Basaranas Unit Siaga Rembang Susanto memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode susur sungai dari tempat kejadian ke arah Selatan, pukul 16.45 WIB korban berhasil ditemukan ke arah selatan dari tempat kejadian kurang lebih 5 meter dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dibawa ke puskesmas Kecamatan Randublatung,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, kata dia, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing.

Tulis Komentar