Bocah di Blora Tewas Tenggelam Disungai, Karena Mengejar Sendal Yang Hanyit Terbawa Arus
Kilasriau.com - Kejadian tragis dialami Muhammad Imam Abror (11) bocah asal Kelurahan Wulung RT 04 RW 02 Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Dia tewas tenggelam di Sungai Wulung jembatan Bacek Kelurahan Wulung Kecamatan Randublatung Minggu (16/10/2022) .
Jasad korban berhasil dievakuasi pada Minggu sore pukul 16.45 WIB. Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi awal kejadian Minggu (16/10) sekitar pukul 09.30 WIB korban sedang bermain di Sungai Wulung bersama dua temannya.
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
Korban terpelesat dan sandal yang dipakai lepas hanyut terbawa arus. "Bocah Sekolah Dasar (SD) kelas 5 diduga sedang mengejar sandal yang hanyut terbawa arus akhirnya tenggelam,” katanya.
Atas informasi tersebut, Kepala kantor SAR Semarang memperintahkan Koordinator Basaranas Unit Siaga Rembang Susanto memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alut SAR air
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode susur sungai dari tempat kejadian ke arah Selatan, pukul 16.45 WIB korban berhasil ditemukan ke arah selatan dari tempat kejadian kurang lebih 5 meter dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dibawa ke puskesmas Kecamatan Randublatung,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban, kata dia, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing.


Tulis Komentar