Akses Jalan Mengalami Penyempitan, PT. PJB PLTU Tembilahan Gelar Kerja Bhakti Dengan Bergotong Royong
KILASRIAU.com - PT. PJB PLTU Tembilahan menggelar kerja bakti dengan bergotong royong dilingkungan perusahaan dan membersihkan rumput-rumput yang menutupi badan jalan, di Jalan Terusan Mas Tembilahan Hilir, Jum'at (14/10/22) pagi.
kegiatan tersebut dilakukan karena jalan yang ada saat sekarang ini (Jalan Terusan Mas red), terlihat sempit akibat rumput yang sudah menjalar ke badan jalan sehingga jalan yang sebelumnya lebar menjadi sempit.
Manager PT. PJB PLTU Tembilahan Wahyono saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan disetiap hari Jum'at, di internal perusahaan dimana ini dibagi 2 sesisi. Pertama namanya Jum'at bersih, dan kedua Jum'at sehat. Kegiatan ini dilakukan masing-masing dua kali dalam 1 bulan.
- Polsek Kateman bersama Buruh dan Manajemen PT Pulau Sambu Group Tanam Bibit Pohon di Kateman Peringati May Day 2026
- SRI Muda Indragiri Resmi Ajukan Audiensi ke DPRD Inhil Terkait Konflik Lahan Masyarakat di Kemuning
- Peringati Hari Bumi 2026 dan Hut ke 65, Utama Karya Tanam 17.000 Pohon di Seluruh Jalan Tol Kelolaan
- Bhabinkamtibmas Polsek Tempuling Gencarkan Patroli Karhutla, Edukasi Warga Larangan Membakar Lahan
- Polsek Kemuning Gelar Program Green Policing, Edukasi Siswa Cintai Lingkungan
"Kita melihat jalan akses di Jalan Terusan Mas ini yang mengalami penyempitan karena semak-semak yang merambah ke sisi jalan, akhirnya kita juga sampaikan sama warga setempat untuk bergotong-royong, mari membersihkan demi keselamatan kita bersama. Mengingat juga banyak mobil-mobil kendaraan proyek yang sering melintas dan ini cukup membahayakan dengan kondisi yang jalan sudah mengalami penyempitan, dan ini kita rutin kita lakukan," jelasnya.
Selanjutnya, Manager PT PJB PLTU Tembilahan ini menjelaskan bahwa, untuk mengantisipasi adanya hewan atau binatang liar yang menganggu berlangsungnya kegiatan tersebut, pihaknya menurunkan tim pengendali hama.
"Kita turun bersama masyarakat sekitar, kita kerja bersama-sama termasuk kita turunkan pengendali hama, karena di sini ada informasi dari warga sering melintasnya ular makanya kita turunkan rekan-rekan, dan diharapkan juga bisa berjalan lancar aman tanpa ada terkendala karena pekerjaan ini juga menggunakan senjata tajam mesin paras memang cukup berbahaya dan ini kami juga selalu wali-wanti ke masyarakat kita dalam pelaksanaan kegiatan ini selalu mengutamakan keselamatan," sebutnya.
Terakhir, dirinya berharap semoga kedepannya kegiatan goro ini terus berlanjut, dan hubungan silaturahmi kepada masyarakat terus terjalin.
"Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan ini juga bisa kami laksanakan secara continue ya, artinya terjadwal, kapan kita akan melaksanakan kembali tentunya berharap partisipasi dengan masyarakat sekitar," pungkasnya.**

Tulis Komentar