Juleha Inhil Turut Ramaikan Ragam Budaya HUT ke 77 TNI, Ada Asah Pisau Gratis Loh
KILASRIAU.com - Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) turut meramaikan kemeriahan Ragam Budaya HUT ke 77 TNI Republik Indonesia.
Pada ragam budaya ini, Juleha Kabupaten Inhil menampilakan berbagai macam pisau untuk penyembelih hewan.
Tidak itu saja, Juleha Kabupaten Inhil juga menyediakan jasa asah pisau gratis.
- 26 Penugasan Lintas Daerah! Kisah Fahriansyah, ASN Damkar Pekanbaru yang Kantongi Sertifikasi BNSP
- Rajut Persatuan dalam Bingkai Hukum, KNPI Inhil Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Inhil: Pemuda dan Adhyaksa Bersatu untuk Negeri
- Bentengi bullying dan kekerasan pada Santri, FKPP dan Kemenag Pekanbaru Gelar Santri Leadership Academy
- Wakil Bupati Yuliantini Hadiri Pelepasan Jenazah H. Andi Rusli, Antarkan Hingga ke Pemakaman di Keritang
- KH. MUHAMMAD MURSYID TERPILIH SECARA AKLAMASI SEBAGAI KETUA UMUM KBB PROVINSI RIAU PERIODE 2026–2030
“Kami menampilkan berbagai macam pisau untuk menyembelih hewan. Kami juga menyediakan jasa asah pisau gratis untuk warga Inhil,” sebut Ketua Juleha Inhonesia, Kabupaten Inhil, Ustad Syaiful Anwar kepada awak media.
Juleha Inhil membuka stand tepat di Stand LAMR Inhil.
“Jika mau asah pisau bisa langsung datang ke stand LAMR Inhil di Lapangan Gajah Mada Tembilahan,” ujarnya.
Ustad Syaiful Anwar kembali mengatakan bahwa hadirnya Juleha Inhil pada Ragam Budaya ini bertujuan untuk mengenalkan Juleha Inhil kepada halayak ramai di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.
“Hadirnya kami untuk mengenalkan Juleha kepda masyarakat Inhil dimana maksud agar hewan-hewan kurban atau hewan yang akan kita konsumsi sehari-hari adalah hewan halal,” sebut Ustad Syaiful Anwar.
Selama ini, lanjutnya kadang-kadang orang banyak yang tidak baik dalam penyembelihan hewan dan dalam pelaksanaan penyembelihan.
“Sehingga kita khawatir kadang-kadang kehalalan dari hewan tersebut masih dipertanyakan,” tuturnya.
Disamping itu, ia mengatakan bahwa saat Juleha Inhil memiliki anggota lebih dari 15 orang yang aktif.
Tidak itu saja, Ustad Syaiful Anwar mengaku bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pelatihan penyembelihana hewan yang benar hingga ke daerah.
“Alhamdulillah kita masih aktif, dan kita sampai hari ini terus melakukan sosialiasi dan pelatihan sampai ke daerah-daerah,” tuturnya.**

Tulis Komentar