Terganggu Dengan Bau Bangkai Tikus, Ternyata Warga Temukan Pemilik Salon Yang Sudah Meninggal 6 Hari
Kilasriau.com - Warga di sekitar Jalan Pilar Sukatani, Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Senin (3/10/22) digegerkan dengan penemuan mayat di dalam kios salon. Jenazah merupakan merupakan pemilik salon tersebut dan diperkirakan sudah meninggal 6 hari.
Anak pemilik kios, Hawanudin Bukhori (45) mengatakan awalnya dia menduga bau tersebut bangkai tikus. Kemudian dia mendapatkan laporan warga yang terganggu dengan bau menyengat dari kios tersebut.
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
"Saya kira bau bangkai tikus, pas pagi RT laporan katanya warga juga mencium bau menyengat dari kios," kata Hawanudin Bukhori, Senin (3/10/2022).
Saat itu kios dalam kondisi terkunci rapat. Warga pun mendobrak pintu kios. Saat dibuka, warga kaget menemukan jenazah yang sudah membusuk sekitar 6 hari tersebut.
"Ternyata bau busuk dari dalam salon, perkiraan udah enam hari dengan keadaan dikunci dari luar pas dibuka paksa di dalam terlihat jasad yang sudah membusuk," tuturnya.
Menurut dia, jenazah yang biasa dipanggil Tante Butet (50) merupakan warga asli Medan yang merupakan pemilik salon tersebut. Dia diketahui sudah mengontrak selama 4 tahun bersama temannya.
"Sebelumnya sempat mengobrol dengannya terakhir sekitar seminggu yang lalu, waktu itu dia mau pamit pulang kampung," ucapnya.
Polisi yang datang di lokasi langsung melakukan olah TKP dengan meminta keterangan dari warga. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ada di dalam Kios tersebut. Jenazah saat ini dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk diautopsi.


Tulis Komentar