Seorang Pria Banyuwangi Diserang OTK Hingga Alami Luka Parah
Kilasriau.com - Pemilik rumah di Lingkungan Kluncing, Kelurahan Giri, anyuwangi diserang segerombolan orang tak dikenal (OTK). Akibatnya pemilik rumah bernama Nur Hayik (67) mengalami luka parah di bagian mata dan kepalanya.
Istri korban Misrina menyatakan, kejadian ini dialami suaminya pada Selasa dini hari (27/9/2022) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu ada total empat pelaku laki-laki yang datang memasuki rumahnya.
- Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
- Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
- Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
- Diduga MBG di Tuah Madani Tak Layak, Siswa Terima Pisang Mentah, Layanan Pengaduan Bungkam
- Listrik Jakarta Berulangkali Padam, IWO: Dirut PLN Tak Kenal Budaya Mundur, Harus Dicopot dan Diperiksa!
"Mereka masuk lewat pintu samping. Ada empat orang semuanya pakai topeng dan membawa celurit," kata Misrina, kepada wartawan pada Selasa siang.
Usai berhasil masuk ke rumahnya, keempat orang itu langsung berbagi tugas. Dua pelaku membekap celurit ke arah dirinya. Sementara dua orang lain menghajar Nur Hayik yang tengah berbaring diatas ranjang. Mereka menghajar menggunakan balok kayu.
"Saya dibekap, ngomong sedikit mulut saya ditutup. Punggung saya juga dipukul pakai gagang celurit. Diancam kalau masih mau hidup jangan banyak ngomong. Bapak dibekap pakai bantal," ujar perempuan berusia 55 tahun ini.
Aksi membabi buta itu terhenti setelah Nur Hayik menggigit jari salah satu pelaku. Pelaku berteriak kencang lalu kabur. "Pas digigit bapak mereka teriak. Terus mereka kabur lari ke arah barat," kata dia.
Akibat insiden itu Nur Hayik mengalami luka robek dibagian kepala belakang dan lebam di mata bagian kanan. Insiden telah dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi mata.
"Semalam langsung lapor ke polsek, terus bapak dibawa ke rumah sakit. Sekarang sudah diperbolehkan pulang," katanya.

Tulis Komentar