Sebuah Dapur Warga Semarang Dan 4 Ekor Kambing Ludes Terbakar
Kilasriau.com - Sebuah dapur milik warga Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ludes terbakar pada Rabu (21/9/2022) pagi.
Beruntung, kebakaran ini tidak merambat ke rumah utama karena letak dapur terpisah.
- Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
- Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
- Menaker: Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja melalui Regulasi Pembatasan Alih Daya
- Diduga MBG di Tuah Madani Tak Layak, Siswa Terima Pisang Mentah, Layanan Pengaduan Bungkam
- Listrik Jakarta Berulangkali Padam, IWO: Dirut PLN Tak Kenal Budaya Mundur, Harus Dicopot dan Diperiksa!
Kapolres Semarang, AKBP Yovan Fatika mengatakan, kebakaran yang menghanguskan satu bangunan dapur ini tidak menimbulkan korban karena saat kejadian pemilik sedang pergi menghadiri hajatan.
"Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi hajatan ke Kecamatan Bancak. Jadi, dapur ditinggalkan dalam keadaan kosong. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian kebakaran tersebut," ujar Kapolres Semarang, Rabu(21/9/2022).
Kapolsek Pabelan, AKP Kusyono mengungkapkan bahwa kebakaran yang terjadi di rumah Sutiman (73) bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat pemilik rumah pergi untuk menghadiri hajatan.
"Menurut keterangan beberapa saksi, pemilik sebelum pergi untuk hajatan sempat memasak di dapur yang terletak di belakang rumah dan lokasinya terpisah dengan rumah induk," Jelas Kapolsek.
Bangunan yang terbuat dari material kayu dan beberapa perabot dapur yang mudah terbakar membuat api menjalar dengan cepat dan menghanguskan dapur yang juga bersebelahan dengan kandang berisi 6 ekor kambing.
"Disebabkan dapur terbuat dari bahan anyaman bambu dan kayu, jadi kobaran api sangat cepat menghanguskan bangunan berukuran 63 meter persegi tersebut serta menghanguskan 4 ekor kambing dewasa yang saat kejadian dalam kondisi terikat. Untuk 2 ekor anakan kambing bisa diselamatkan," terang Kapolsek.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp.60 juta.

Tulis Komentar