Warga Depok di Temukan Gantung Diri Dan Meninggalkan Sepercik Surat
Kilasriau.com - Warga Kota Depok mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di Kolong Tol Cijago, Kecamatan Sukamjaya pada Jumat (16/9).
Kapolsek Sukmajaya Kompol Meltha Bubarak mengungkapkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
- Polda Riau Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
“Tidak ada (tanda-tanda kekerasan),” ucapnya saat dihubungi seperti dilansir JPNN Jabar, Sabtu (17/9).
Kompol Meltha juga menyebut saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
“Korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Meltha menambahkan pihaknya menemukan secarik kertas yang ditulis oleh Wawan sebelum dia nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Dalam secarik kertas tersebut bertuliskan ‘Saya Lelah, saya juga tahu kamu Lelah. Kita Lelah, drama-drama ini harus berakhir sekarang juga. Gak perlu menunggu janji yang harus ditepati, melangkah lah lebih baik. Met tinggal.’
Salah satu saksi, Mastur Sutomo mengungkapkan bahwa Wawan pernah bercerita masalah keuangan kepada dirinya.
Bahkan Mastur sempat menawarkan senapan anginnya untuk korban jual demi membantu perekonomiannya.
"Saya ada senapan angin, saya bilang ke dia boleh digade atau dijual tidak apa-apa demi membantunya," tuturnya.
Mastur menjelaskan bahwa korban memang tinggal di lokasi tersebut sendirian dan kerjanya hanya serabutan.
"Saya tidak tahu korban asli mana, tetapi memang dia tinggal di kolong sini dan kerjanya serabutan," kata Mastur.


Tulis Komentar