Disdagtri Kabupaten Inhil Akan Laksanakan Operasi Pasar Dalam Rangka Stabilitas Harga Barang Pokok
KILASRIAU.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan melaksanakan Operasi Pasar dalam rangka stabilitas harga barang pokok dan barang penting di Inhil.
“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka stabilitas harga barang pokok dan barang penting di Kabupaten Inhil,” sebut Kepala Disdagtri Inhil Dhoan Dwi Anggara, Rabu (14/9).
Dhoan mengatakan kegiatan operasi pasar tersebut menggandeng para distributor barang pokok, Bulog Cabang Tembilahan dan Agen Elpiji.
- Soal Transparansi Penggunaan Anggaran OPD di Inhil, PW-MOI Inhil Kembali Tegaskan Komitmen Organisasinya
- Polsek Tempuling Gelar Buka Puasa Bersama Forkopimcam dan Santuni Anak Yatim
- KOMNAS PA Riau Dukung Penerbitan Permen Turunan PP TUNAS Tentang Pembatasan Anak Dalam Mengakses Jejaring Media Sosial
- Kodim 0314/Inhil Gelar Korps Raport, Tiga Personel Resmi Pindah Satuan
- Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Ekspor Ilegal 3 Ton Sisik Trenggiling Senilai Rp183 Miliar
Sedangkn untuk jadwal pelaksanaan Dhoan mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan para agen di Tembilahan. Diperkirakan pelaksanaan pasar murah selama tiga hari.
“Kegiatan operasi pasar ini akan kami laksanakan jika tidak ada halangan selama tiga hari yang di fokuskan di kantin belakang kantor Disdagtri Inhil,” ujar Dhoan.
Disamping itu, Dhoan mengatakan bahwa untuk minyak goreng curah dan telur akan dibatasi setiap pembelian.
“Untuk minyak goreng, kami membatasi 5 Kg per orang. Sedangkan telur 1 papan per orang,” sebut Dhoan.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pokok tidak diwajibkan membawa persyaratan apapun.
“Sejauh ini tidak ada syarat-syarat bagi masyarakat yang ingin membeli bahan pokok yang kami sediakan nanti. Ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat,” tukasnya.
Dhoan berharap kegiatan pasar murah nantinya bermanfaat bagi masyarakat dan tepat sasaran.
"Kita memberikan kemudahan kepada masyarakat, namun tentunya kami berharap agar masyarakat yang membeli nantinya adalah konsumen langsung dan tidak untuk diperjualbelikan kembali,” pungkasnya.**


Tulis Komentar