DPW SPI Riau Sambangi BNN, Bahas Maraknya Peredaran Narkotika di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU - Dalam rangka silaturahmi dan audensi sebagai bentuk keprihatinan terhadap banyaknya penangkapan para pelaku pengedar narkotika di Bumi Melayu Riau, Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Provinsi Riau sambangi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, pada Rabu (14/09/2022) pagi.
Dalam hal ini, Kehadiran SPI Riau bersilaturahmi dan audensi terkait permasalahan banyaknya penangkapan pelaku narkoba di Provinsi Riau akhir-akhir ini.

- BNNP Aceh Bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Musnahkan Hampir 60 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Peredaran Narkotika
- Bankir Kotabaru Ditahan Kejari Kotabaru, Diduga Manipulasi Kredit Rp4,7 Miliar
- Gerak Cepat Polisi, Pelaku Pembacokan di Tempuling Ditangkap Sejam Usai Beraksi
- Polsek Gaung Ungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Pornografi di Desa Belantaraya
- Polda Riau Tangkap Sindikat Pembunuh Gajah Tanpa Kepala
Ketua sahabat polisi Indonesia DPW Riau, Rocky Ramadani yang didampingi pengurus mengatakan, bahwa silaturahmi dan audensi yang dilakukan SPI ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap maraknya penangkapan para pelaku pengedar narkotika di Bumi Melayu Riau. Dimana, pertemuan ini berlangsung di Kantor BNN Riau Jalan Pepaya Pekanbaru.
Rocky menjelaskan, "baru-baru ini telah terjadi penangkapan peredaran narkoba di berbagai wilayah Kabupaten/Kota di antaranya taman narkoba yang berada di tengah kebun kelapa sawit Rokan Hilir," ujar Rocky.

Kemudian, lanjut Rocky, "juga terjadi di Kabupaten Bengkalis. Dimana, Polda Riau telah menggagalkan peredaran narkoba lewat jalur laut yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia sebanyak 40 kg, belum lagi daerah lain," katanya.
Tambahnya Riau merupakan daerah yang rawan menjadi pintu masuk peredaran narkoba jaringan internasional. Ada banyak pelabuhan tikus di garis pantai di sepanjang Pesisir Riau.
"Kejadian penyelundupan narkoba jaringan international ini kan sudah berulang kali terjadi, kita masih bersyukur berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian dan BNN," tuturnya.

"Saya berharap kepada pemerintah, aparat Penegak Hukum dan Stakeholder terkait untuk segera duduk bersama dalam membahas solusi tentang pencegahan narkoba di Bumi Lancang kuning ini," demikian Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPW Riau, Rocky Ramadani menyampaikan.(*)


Tulis Komentar