Panik Karena Becak Yang di Tumpangi di seruduk Dump Truk Ibu dan Balita Nyebur Ke Sungai Pemali
Kilasriau.com - Seorang ibu bersama balitanya tercebur ke Sungai Pemali. Keduanya menjadi korban kecelakaan setelah becak yang ditumpanginya diseruduk dump truk di jembatan Pemali, Brebes, Minggu (11/9/2022).
Beruntung, kedua korban berhasil diselamatkan meski sempat terlempar jatuh dari jembatan. Tim SAR langsung menerjunkan perahu karet untuk menolong dua korban. Kecelakaan tersebut, terjadi tepat di jembatan Sungai Pemali saat korban bersama anaknya naik becak dari arah timur ke barat.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
Komandan SAR Kabupaten Brebes Waryadi mengatakan, evakuasi penyelamatan ibu dan balita yang terjatuh ke Sungai Pemali berawal dari laporan saksi, yakni Samsuri (67) tukang becak yang merupakan warga Desa Pesantunn RT 4/7.
Kronologi kejadian berawal saat saksi mengantarkan korban dan kedua anaknya pulang ke rumah. Namun, saat sampai di atas jembatan tiba-tiba sebuah truk dump menyeruduk dari belakang.
"Karena kaget dan terdorong dari belakang, saksi sempat menyelamatkan satu anak korban. Sedangkan, korban bersama anak balitanya nyemplung sungai," katanya.
Merasa panik korban tercebur sungai, kata dia, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut. Kemudian, tim SAR yang kebetulan kantornya tak jauh dari jembatan Pemali langsung memberikan pertolongan.
Diketahui, identitas korban berstatus ibu dan anak balitanya merupakan warga Desa Pesantunan RT 3/ 7 Kecamatan Wanasari. Yakni, Riana Anomsari (33) bersama anak balitanya AR (4) berhasil diselamatkan.
"Proses evakuasi, berlangsung dramatis karena korban panik. Salah satu tim SAR langsung berenang. Tim lainnya, menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan kedua korban," ujarnya.
Dia mengatakan, setelah beberapa saat berenang untuk menolong korban yang merupakan ibu dan anak tersebut. Tim SAR akhirnya berhasil mengevakuasi keduanya dengan aman dan selamat. Meski tidak mengalami luka berarti, kondisi korban masih trauma dengan insiden tersebut.


Tulis Komentar