Seorang Pemulung di Temukan Tewas di Sebelah Rumah Dinas Gubri, di Duga Karena Sakit Jantung
Kilasriau.com - Seorang pemulung bernama Bustami (59) ditemukan tewas tepat di sebelah Rumah Dinas Gubernur Riau di Pekanbaru. Dia diduga meninggal dunia karena penyakit yang dialami.
Seorang saksi, Widiarso menyebut korban ditemukan tewas sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, warga kaget melihat korban telah terbujur tepat di sebelah rumah dinas jalan MH Thamrin.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
"Tadi tiba-tiba sudah ramai orang kumpul. Waktu dilihat ternyata katanya ada orang meninggal. Pemulung," kata Widi kepada detikSumut, Kamis (8/9/2022).
Korban sendiri pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan dalam keadaan telungkup. Di lokasi juga ditemukan ada beberapa jenis obat-obatan dan gerobak milik korban.
"Ada obat-obatan juga tadi. Tapi posisinya sudah ditutup kain batik, belum ada polisi juga tadi," katanya.
Sementara anak angkat korban, Nasrun mengatakan Bustami memang memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan obat-obatan yang ditemukan di lokasi adalah obat yang biasa dikonsumsi.
"Memang ada punya sakit jantung, sering konsumsi obat-obatan. Tiap bulan korban memang mengecek ke rumah sakit," kata Nasrun.
Nasrun mengungkap korban sebelummya merupakan petugas kebersihan. Namun ia memutuskan berhenti dan digantikan oleh anaknya.
"Dulu petugas kebersihan juga. Tapi sudah keluar dan digantikan anaknya. Sekarang kegiatan ngumpulin barang-barang bekas," kata Nasrun.
Korban sendiri tinggal di Jalan Angkatan 45, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Polisi yang menerima laporan langsung datang untuk mengevakuasi kodrban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andri Setiawan mengaku masih menunggu proses olah TKP.
"Masih ditangani tim untuk olah TKP. Tapi diduga begitu (sakit)," kata Andri.

Tulis Komentar