Seorang Pemulung di Temukan Tewas di Sebelah Rumah Dinas Gubri, di Duga Karena Sakit Jantung
Kilasriau.com - Seorang pemulung bernama Bustami (59) ditemukan tewas tepat di sebelah Rumah Dinas Gubernur Riau di Pekanbaru. Dia diduga meninggal dunia karena penyakit yang dialami.
Seorang saksi, Widiarso menyebut korban ditemukan tewas sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, warga kaget melihat korban telah terbujur tepat di sebelah rumah dinas jalan MH Thamrin.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
"Tadi tiba-tiba sudah ramai orang kumpul. Waktu dilihat ternyata katanya ada orang meninggal. Pemulung," kata Widi kepada detikSumut, Kamis (8/9/2022).
Korban sendiri pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan dalam keadaan telungkup. Di lokasi juga ditemukan ada beberapa jenis obat-obatan dan gerobak milik korban.
"Ada obat-obatan juga tadi. Tapi posisinya sudah ditutup kain batik, belum ada polisi juga tadi," katanya.
Sementara anak angkat korban, Nasrun mengatakan Bustami memang memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan obat-obatan yang ditemukan di lokasi adalah obat yang biasa dikonsumsi.
"Memang ada punya sakit jantung, sering konsumsi obat-obatan. Tiap bulan korban memang mengecek ke rumah sakit," kata Nasrun.
Nasrun mengungkap korban sebelummya merupakan petugas kebersihan. Namun ia memutuskan berhenti dan digantikan oleh anaknya.
"Dulu petugas kebersihan juga. Tapi sudah keluar dan digantikan anaknya. Sekarang kegiatan ngumpulin barang-barang bekas," kata Nasrun.
Korban sendiri tinggal di Jalan Angkatan 45, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Polisi yang menerima laporan langsung datang untuk mengevakuasi kodrban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andri Setiawan mengaku masih menunggu proses olah TKP.
"Masih ditangani tim untuk olah TKP. Tapi diduga begitu (sakit)," kata Andri.


Tulis Komentar