Pengabdian Tim Kukerta: Beri Penyuluhan Napza Kepada Karang Taruna di Kampung Jatibaru
KILASRIAU.com - Dewasa ini, peredaran narkoba di kalangan remaja dan generasi muda bangsa Indonesia amat populer. Hal ini dikarenakan penyalahgunaan NAPZA ini telah merebak ke semua lingkungan.
Penyalahgunaan narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya) kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku tersebut berdampak pada keberlangsungan hidup bangsa.
Dalam hal menanggapi fenomena maraknya peredaran narkoba, maka dengan itu Mahasiswa Kelompok Kukerta Balik Kampung Universitas Riau Tahun 2022, yang terdiri dari 9 orang yang diketuai oleh Mursal Abdilah, dan anggotanya Putra Emyardi, Radhika, Desi Yusnita Mailinda, Lutfiana Arbiah, Erika Eva Jayanti, Rina Safitri, Indah Maulina, Maria Intan, dengan dosen pembimbing lapangan Ria Rizkia Alvi, M.Pd, mengadakan penyuluhan penyalahgunaan NAPZA dengan mengundang Karang Taruna Kampung Jatibaru yang terletak di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak di aula Kampung, 29 Juli 2022.
- Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak 13–16 Tahun, Akademisi UIN Suska: Langkah Penting Jaga Moral Generasi Muda
- Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan Lewat Pembelajaran Biologi di SMA
- Kadisdik Riau Larang Siswa di Bawah Umur Bawa Kendaraan ke Sekolah
- Puluhan GBD Inhil Adukan Nasibnya ke DPRD Komisi IV
- Mahasiswa UNRI Minta Kasus Tewasnya Siswa MTsN Diusut Tuntas
Kerani Kampung Jatibaru, Surjana, S.Sos mengatakan pemuda adalah harapan keluarga dan harapan masa depan bangsa. Untuk itu dibutuhkan pemuda yang sehat jasmani dan rohani serta jauh dari NAPZA guna menyongsong masa depan yang cerah.
Setelah memberikan sambutan, Kerani Kampung Jatibaru membuka kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan NAPZA ini.
Kegiatan penyuluhan NAPZA ini menghadirkan narasumber sebagai pemateri. Yaitu oleh Aipda Rafindo Suryadi selaku Bhabinkamtibmas di Kampung Jatibaru,
Dalam penyampaian penyuluhan bahaya penyalahgunaan NAPZA, beliau memaparkan tentang penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.
Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut semakin hari semakin rapuh. Yang mana narkotika, psikotropika, dan zat-zat adiktif lainnya merusak sistem syaraf. Sehingga pemuda tidak dapat berpikir secara sehat dan jernih. Akibatnya terkena sanksi hukum negara dan hilangnya masa depan pemuda juga bangsa.
Dalam penyuluhan ini beberapa pemuda pun bertanya seputar NAPZA kepada narasumber.
Mursal Abdilah ketua Kukerta UNRI Kampung Jatibaru menuturkan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan edukasi agar pemuda Kampung Jatibaru agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan NAPZA.
“Selain memberikan edukasi NAPZA, penyuluhan ini juga untuk memberikan pemahaman secara detail terkait jenis, bahaya, dampak dan ancaman pidana yang didapatkan jika terlibat dengan penggunaan narkoba” jelasnya.**


Tulis Komentar