Peletakan Batu Pertama Pembangunan ‘Bedah Rumah Presisi’, Kapolda Irjen Iqbal: Tempatkan Kepercayaan Masyarakat Pada Posisi Tertinggi
KILASRIAU.com - Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal menegaskan kepada jajarannya agar menempatkan kepentingan masyarakat di posisi paling tertinggi.
Hal itu diungkapkan Irjen Iqbal saat melakukan peletakan batu pertama dalam program bedah rumah presisi Indragiri Hulu (Bersih) ke-9 yang diinisiasi Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso.
“Banyak memang strategi-strategi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satu contoh yang dilakukan Polres Inhu ini,” kata Iqbal.
- Bupati Herman Tutup Lomba Gasing Milad ke-61 Inhil, Apresiasi Upaya Pelestarian Budaya Daerah
- Bupati Inhil Buka Lomba Gasing Milad ke-61, Dorong Pelestarian Budaya Tradisional di Era Digital
- Hangatnya Kebersamaan Idul Adha, Edy Indra Kesuma Shalat dan Berkurban Bersama Masyarakat
- PWMOI Riau dan DNT Tour and Travel Sembelih 4 Ekor Sapi
- Kemnaker Himpun 93 Hewan Kurban, Menaker: Iduladha Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja
Mantan Kadiv Humas Polri itu menjelaskan, aparat setiap tindakan kepolisian harus mendekat kepada kepentingan masyarakat.
“Polisi harus konsen kepada kepentingan masyarakat. Harus customer satisfaction. Siapakah customernya adalah masyarakat,” tegasnya.
Iqbal menekankan, agar personel kepolisian menempatkan kepentingan masyarakat di posisi tertinggi.
“Jadi kepercayaan masyarakat harus di taruhkan ke tempat yang tertinggi,” lanjutnya.
Mantan Kapolda NTB itu menjelaskan, terkait progam Bersih Polres Inhu ini merupakan tindakan strategis dalam membantu kepentingan masyarakat.
“Saya dipertontonkan oleh Kapolres yang menunjukkan bahwa program ini kreatif. Ini menunjukkan bahwa kita berkolaborasi untuk kepentingan rakyat,” tutupnya.
Program Bersih Polres Inhu ini adalah kegiatan membangun rumah masyarakat yang sudah tidak layak huni.
Sejauh ini, sudah ada 10 rumah yang dibangun dengan Program Bersih Polres Inhu. Masyarkat juga sangat antusias dengan kegiatan ini. Karena dinilai sangat membantu masyarakat yang tidak mampu .(rls)

Tulis Komentar