Lantai 3 Mal Serang Alami Kebakaran Yang Diakibatkan Dari Kompor Listrik
Kilasriau.com - Lantai 3 Mal Serang di Jalan Veteran, Serang, Banten, mengalami kebakaran. Api diduga berasal dari kompor listrik.
Salah satu petugas keamanan bernama Fikrul Islamy kepada wartawan menyebut api berasal dari lantai 3 khusus tempat bermain anak dan penjual makanan. Pada pukul 09.00 WIB, salah satu pegawai mal teriak meminta tolong karena muncul api dari salah satu kios.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
"Ada yang minta tolong kebakaran, kebakaran, ada office boy minta tolong," kata Fikrul ke wartawan, Serang, Selasa (30/8/2022).
Mendengar teriakan minta tolong, petugas keamanan langsung menuju lantai 3. Mereka menggunakan APAR untuk memadamkan api.
Dia mengatakan, pada pukul 09.00 WIB saat itu, mal belum beroperasi. Hanya ada pegawai dan office boy yang sedang melakukan bersih-bersih.
Sementara itu, Kasi Damkar Kota Serang Uba Agus mengatakan kebakaran terjadi di toko makanan ringan. Ada kompor listrik yang jadi sumber api terjadinya kebakaran.
"Dari toko makanan ringan akibat kompor listrik, kayaknya lupa mematikan dari tadi malam terus lupa dicabut, " paparnya.
Kebakaran belum sempat menjalar ke kios di sekitarnya. Tapi dapur dan lemari pendingin di kios sumber api terbakar sehingga menyebabkan kepulan asap di dalam mal.
Tim pemadam kebakaran berusaha mengeluarkan asap dengan alat penyedot. Tidak ada korban jiwa saat kebakaran karena operasional mal belum dibuka untuk umum.
"Masih dilakukan penyedotan, nggak ada korban jiwa," pungkasnya.


Tulis Komentar