Dua Pekan Melakukan Pencarian Tak Kunjung Ditemukan, Akhirnya Warga Dusun Saran Dolok Temukan Kerangka Nenek Romina Di Kolam
Kilasriau.com - Kerangka nenek Romina Sinaga (83) ditemukan di kolam milik warga di Dusun Saran Dolok, Desa Siporkas Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara, Senin, (29/8/2022).
Kerangka nenek itu ditemukan setelah salah seorang anaknya bernama Welman Sumbayak (46) bermimpi tentang keberadaan ibunya yang hilang sejak 12 Maret 2022 lalu.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
Kapolsek Pematang Raya, AKP Alwan Lubis mengatakan, nenek Romina pergi dari rumah seorang diri pada 12 Maret 2022.
Saat itu nenek yang dalam kondisi pikun itu memakai pakaian celana panjang motif bunga bunga warna kuning dan hitam, serta baju warna kuning dengan memakai penutup kepala (bulang).
Upaya pencarian pun sudah dilakukan sejak Minggu, 13 Agustus 2022. Namun setelah dua pekan pencarian sang nenek tak kunjung ditemukan, maka pencarian dihentikan.
Pencarian kembali dilakukan setelah anak korban, Welman, bermimpi dan mendapatkan petunjuk lokasi jasad orangtuanya.
“Setelah mendapat petunjuk melalui mimpi Welman, pihak keluarga bersama sejumlah masyarakat melakukan pencarian ke lokasi kolam seperti yang ada di mimpi Welman dan kita temukan namun sudah menjadi kerangka,” ujar Kapolsek AKP Alwan Lubis, Rabu (31/8/22).
Saat berada di kolam yang sudah tidak dipakai lagi, pihak keluarga dan juga masyarakat yang ikut mencari menemukan tutup kepala digunakan korban. Di sekitar kolam ditemukan tengkorak kepala dan tulang belulang lainnya.
“Atas permintaan keluarga yang disertai surat pernyataan, kerangka korban tidak dilakukan visum,” pungkasnya.


Tulis Komentar