Polisi Gadungan Makassar berhasil Diamankan Petugas Polisi
Kilasriau.com - Petugas kepolisian menangkap empat kawanan pencurian di salah satu hotel di Makassar, Sulawesi Selatan dengan mengaku sebagai anggota Polrestabes Makassar. Dalam aksinya kawanan polisi gadungan tersebut berdalih menggelar razia narkotika dan prostitusi online.
Keempat polisi gadungan ini tertangkap basah saat tengah menjalankan aksi tipu-tipunya dan berhasil mengambil dua unit handphone milik tamu hotel.
- Bea Cukai Langsa Kembali Hadir Salurkan Bantuan Dukung Percepatan Pemulihan Masyarakat Terdampak Pasca Bencana Hidrometeorologi
- AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus
- Bersama Wakil Presiden Republik Indonesia dan Para Pakar, SEVIMA Luncurkan Solusi Administrasi Kampus Berbasis AI
- Wakili Aceh, Rijalul Maula Lolos ke Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026
- Capaian UHC 2025, Pemerintah Pusat Anugerahkan UHC Awards Madya kepada Kabupaten Inhil
Salah satu korban, Ansir menerangkan pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamarnya kemudian mengaku sebagai anggota Polrestabes Makassar yang tengah menggelar razia narkoba.
"Mereka masuk dan periksa satu persatu dia periksa HP kami. Dia juga bakar tangan saya dengan api rokok lalu mereka ambil HP kami," kata Ansir, Minggu (28/8).
Sementara itu, Kapolsek Makassar, AKP Andi Aris memastikan keempat orang yang diamankan tersebut bukan anggota Polrestabes Makassar. Dari penelusuran pihaknya diketahui mereka beraksi sudah berulang kali.
"Infonya ada yang mengaku oknum polisi menggeledah salah satu penginapan, setelah kita periksa ternyata bukan anggota Polri sehingga kita amankan empat orang pelaku," kata Andi Aris.
Para pelaku masing-masing, Muh Farid alias Fikri (29), Muh Darmawan (21), Maulana (27) dan Samsul (27). Dari tangan mereka pihak kepolisian menyita barang bukti berupa dua unit handphone milik korban dan juga sebilah pisau.
"Empat orang ini masih kita periksa terkait kasus pemerasan. Mereka sudah mengakui perbuatannya dan aksinya sudah sering tapi baru kita terima laporannya," katanya.


Tulis Komentar