Semarak Perayaan HUT RI ke 77, WPB Kibarkan Bendera Merah Putih Dibawah Guyuran Hujan
KILASRIAU.com – Berbagai macam perlombaan digelar oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan guna untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 Tahun 2022, Rabu (17/8).
Perlombaan yang diadakan yakni lomba menangkap ikan, lomba tarik tambang dan lomba pacu karung serta yang terakhir ialah lomba panjat pinang.
Tawa dan suka cita tampak diraut wajah seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan para Petugas Lapas Tembilahan. Disaksikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan Julianto Budhi Prasetyono, berbagai macam perlombaan ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan rasa nasionalisme seluruh WBP meskipun terbatas secara fisik dengan berada di dalam Lapas menjalani masa hukuman.
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bupati Inhil Hadiri Fun Night Run Hari Bhayangkara ke-80, Sinergitas Polri dan Masyarakat
- Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
- Gladi Bersih 6.100 Penari Joget Mande Digelar, Inhil Siap Pecahkan Rekor MURI
- Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Perlombaan panjat pinang menjadi perlombaan pamungkas yang digelar. Diwarnai dengan hujan deras, namun hal tersebut sama sekali tidak mengurangi antusias dan semangat dari WBP yang dibagi menjadi 9 (sembilan) kelompok. Selain hadiah yang terdapat dipuncak pohon pinang, Kalapas dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Rinaldi R juga memberikan hadiah bagi kelompok yang berhasil menaklukan pohon pinang yang berjumlah 2 (dua) batang.
Kalapas mengungkapkan bahwasannya perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme bagi seluruh WBP dan mempererat ‘bonding’ yang ada dengan Petugas. “Berbagai macam perlombaan ini kita gelar bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme seluruh WBP meskipun terbatas secara fisik dengan berada di dalam Lapas Tembilahan untuk menjalani masa hukuman,” Ungkap Julianto.
“Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat ‘bonding’ atau ‘connection’ yang sudah terjalin antar para Petugas dan WBP sehingga Lapas Tembilahan selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” Tutup Julianto.

Tulis Komentar