Semarak Perayaan HUT RI ke 77, WPB Kibarkan Bendera Merah Putih Dibawah Guyuran Hujan
KILASRIAU.com – Berbagai macam perlombaan digelar oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan guna untuk menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 Tahun 2022, Rabu (17/8).
Perlombaan yang diadakan yakni lomba menangkap ikan, lomba tarik tambang dan lomba pacu karung serta yang terakhir ialah lomba panjat pinang.
Tawa dan suka cita tampak diraut wajah seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan para Petugas Lapas Tembilahan. Disaksikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan Julianto Budhi Prasetyono, berbagai macam perlombaan ini bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan rasa nasionalisme seluruh WBP meskipun terbatas secara fisik dengan berada di dalam Lapas menjalani masa hukuman.
- Aktivis Muda Riau Desak Polri Tangkap Herry Pras Usai Tuding UAS dan UAH 'Setan Bisu'
- Kaum Milenial dan Gen Z Tidak Boleh Lagi Hanya Jadi Pelengkap Derita di Dunia POLITIK
- BPC KKSS dan PC IPSS Reteh Gelar Doa Selamat Sekretariat Baru Serta Pengajian Kajian Ilmu Agama
- Dialog bersama KNPI, ORMAS dan OKP, Bupati Inhil Ajak Sukseskan Program Pembangunan
- Belum 24 Jam Sertijab, Ketua PW-IWO Riau Tantang Kasatresnarkoba Inhil Sikat Bandar hingga ke Akar
Perlombaan panjat pinang menjadi perlombaan pamungkas yang digelar. Diwarnai dengan hujan deras, namun hal tersebut sama sekali tidak mengurangi antusias dan semangat dari WBP yang dibagi menjadi 9 (sembilan) kelompok. Selain hadiah yang terdapat dipuncak pohon pinang, Kalapas dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Rinaldi R juga memberikan hadiah bagi kelompok yang berhasil menaklukan pohon pinang yang berjumlah 2 (dua) batang.
Kalapas mengungkapkan bahwasannya perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme bagi seluruh WBP dan mempererat ‘bonding’ yang ada dengan Petugas. “Berbagai macam perlombaan ini kita gelar bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme seluruh WBP meskipun terbatas secara fisik dengan berada di dalam Lapas Tembilahan untuk menjalani masa hukuman,” Ungkap Julianto.
“Selain itu, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat ‘bonding’ atau ‘connection’ yang sudah terjalin antar para Petugas dan WBP sehingga Lapas Tembilahan selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” Tutup Julianto.

Tulis Komentar