Sempat Beri Perlawanan Karena Dibegal, Justru Dibacok Dan Disiram Air Keras 3 Pelaku Berhasil Diamankan
Kilasriau.com - Kepolisian menangkap tiga orang pelaku begal di Duren Sawit, Jakarta Timur. Pelaku juga turut menyiram korbannya dengan air keras.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut ketiga pelaku masing-masing berinisial SAN, BPR, dan RS. Semuanya masih berusia 19 tahun dan ditangkap pada Selasa (21/6).
"Tiga hari selang kejadian kita bisa mengungkapkan kasus ini dengan menangkap seluruh pelakunya," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (24/6).
- Ketua IWO Riau Puji Gerak Cepat Kapolda dan Kasat Reskrim Ungkap Kasus Rumbai
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Polisi Lakukan Pulbaket Dugaan Bullying Siswi SD di Kemuning, Hasil Sementara Tidak Ditemukan Peristiwa Perundungan
- Polsek Pulau Burung Ungkap Kasus Sabu, Seorang Perempuan Diamankan dalam Ops Antik Lancang Kuning 2026
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Tersangka Diamankan
Zulpan mengatakan pembegalan itu terjadi pada pukul 04.00 WIB Sabtu lalu (18/6). Saat itu korban berinisial RAJ tengah naik motor berboncengan dengan temannya di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.
Korban yang sedang melintas di jalan itu kemudian dipepet oleh para pelaku begal. Korban sempat melawan hingga para pelaku gagal merampas kendaraan miliknya.
"Korban dan temannya melakukan perlawanan. Artinya tidak memberikan motornya, hanya handphone yang dirampas," tuturnya.
Namun, perlawanan itu membuat pelaku SAN menyerang dengan membacok korban. Pelaku BPR juga membacok korban sebanyak dua kali. Pelaku RS lalu menyiram wajah korban dengan air keras.
"Di samping melakukan kekerasan pembacokan juga menyiramkan air keras sebelum meninggalkan korban," katanya.
Polisi menangkap para pelaku dan menyita barang bukti tiga buah senjata tajam berupa celurit dan satu buah ponsel milik korban.
Ketiga pelaku itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Tulis Komentar