Hendak Pergi Mencari Kayu di Sungai Murisi, Dua Warga Inhil Meninggalkan Tersambar Petir
KILASRIAU.com - Dua orang warga kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia akibat tersambar petir saat hendak pergi mencari kayu di sungai murisi, Ahad (31/10/21).
Adon Syamsuri tim medis di daerah tersebut mengatakan peristiwa itu terjadi di perairan Sapat parit 12 Hilir kecamatan Kuala Indragiri (KUINDRA) sekitar Jam 15:00 WIB. Ia menjelaskan bahwa yang tersambar petir itu bernama Andi Suhaidi dan Rudi Erwani yang merupakan warga Desa Sialang Panjang.
Menurut keterangan dari Adon Syamsuri, kronologis kejadiannya saat itu kedua korban hendak pergi mencari kayu di Sungai murisi menggunakan pompong bersama satu orang rekannya bernama Ani yang menggunakan pompong lain.
- Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara
- Hanya Sampan yang Kembali, Nasib Warga Reteh Masih Tanda Tanya
- Pembinaan Statistik Sektoral 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kualitas Data Pembangunan Daerah
- Forkopincam, TNI-Polri, Satpol PP dan Pemuda Gerbang Selatan Kerahkan Tim Gabungan Cari M. Ali di Sungai Gangsal
- Pemuda Gerbang Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pulau Kijang
"Berangkat lah mereka serentak pake dua pompong saat hujan-hujan tu, bang Ani sempat ngajak kedua arwah untuk beristirahat karena hujan petir, tapi kata arwah tidak apalah lanjut aja, tidak lama setelah itu mereka tersambar petir dan pompong masih melaju ke arah pantai," ungkapnya.
Mengetahui kejadian tersebut, Ani langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kuindra untuk meminta pertolongan.
"Yang menangani janazah korban saya tim medis sendiri di bantu oleh masyarakat setempat," imbuhnya.
Terakhir Adon Syamsuri menyebutkan bahwa kedua jenazah korban sudah di bawa ke Tembilahan untuk diberikan kepada pihak keluarga.
"Sekitar jam 18:00 wib kedua korban sudah dibawa ke Tembilahan untuk diberikan kepada pihak keluarga," pungkasnya. (*)

Tulis Komentar