Hendak Pergi Mencari Kayu di Sungai Murisi, Dua Warga Inhil Meninggalkan Tersambar Petir
KILASRIAU.com - Dua orang warga kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meninggal dunia akibat tersambar petir saat hendak pergi mencari kayu di sungai murisi, Ahad (31/10/21).
Adon Syamsuri tim medis di daerah tersebut mengatakan peristiwa itu terjadi di perairan Sapat parit 12 Hilir kecamatan Kuala Indragiri (KUINDRA) sekitar Jam 15:00 WIB. Ia menjelaskan bahwa yang tersambar petir itu bernama Andi Suhaidi dan Rudi Erwani yang merupakan warga Desa Sialang Panjang.
Menurut keterangan dari Adon Syamsuri, kronologis kejadiannya saat itu kedua korban hendak pergi mencari kayu di Sungai murisi menggunakan pompong bersama satu orang rekannya bernama Ani yang menggunakan pompong lain.
- Pengemudi Land Cruiser Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Laka Lantas di KM 10 Perawang
- Kemnaker Buka Layanan Mitra MagangHub bagi Perusahaan di Jabodetabek
- Kebakaran Hanguskan Enam Rumah di Pulau Kijang, Camat, Kapolsek dan Danramil serta Warga Turun Padamkan Api
- Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
- MagangHub Batch 2 Angkatan II Masuki Tahap Seleksi, Hasil Diumumkan 18 September
"Berangkat lah mereka serentak pake dua pompong saat hujan-hujan tu, bang Ani sempat ngajak kedua arwah untuk beristirahat karena hujan petir, tapi kata arwah tidak apalah lanjut aja, tidak lama setelah itu mereka tersambar petir dan pompong masih melaju ke arah pantai," ungkapnya.
Mengetahui kejadian tersebut, Ani langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kuindra untuk meminta pertolongan.
"Yang menangani janazah korban saya tim medis sendiri di bantu oleh masyarakat setempat," imbuhnya.
Terakhir Adon Syamsuri menyebutkan bahwa kedua jenazah korban sudah di bawa ke Tembilahan untuk diberikan kepada pihak keluarga.
"Sekitar jam 18:00 wib kedua korban sudah dibawa ke Tembilahan untuk diberikan kepada pihak keluarga," pungkasnya. (*)

Tulis Komentar