Buat Kopra Melalui Oven Pengering, Satu Hari Bisa Panen
Kilasriau.com, INDRAGIRI HILIR - Beragam cara masyarakat petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam mengolah turunan kelapa seperti kopra.
Setidaknya, terdapat 3 cara masyarakat petani kelapa maupun pelaku usaha kopra di Inhil dalam menghasilkan atau membuat kopra.
Mulai dari pengolahan sistem salai atau pengasapan untuk mengeringkan kelapa, ada juga dengan menggunakan tenda pengering dengan memanfaatkan sinar matahari, terakhir di Kabupaten yang tersohor dengan negeri hamparan kelapa dunia juga ada dengan sistem pengovenan.
Bagaimana polanya, dari pengamatan yang dilakukan awal media saat berkunjung di salah satu tempat pengolahan kopra di Jalan Tanjung Priok, Kecamatan Tembilahan, selain menggunakan tenda pengering yang memanfaatkan sinar matahari di lokasi itu juga terdapat pembuatan kopra menggunakan oven pengering.
Oven pengering yang di rancang khusus itu mampu mengeringkan buah kelapa dalam 1x24 jam sudah bisa untuk dilakukan panen atau pemisahan daging dari batok kelapanya.
Dengan menggunakan pola pembakaran dari kayu bekas ataupun tempurung kelapa itu sendiri, hawa panas dari tempat pembakaran itulah yang dihantar kedalam ruangan tempat kelapa yang telah tersusun rapi.
"Hawa pasan yang dihantar dari tempat pembakaran yang didesain khusus tersebut lah yang mengeringkan kelapa untuk dibuat kopra," tutur Yan, Rabu (27/10/2021).
Lanjutnya, melalui pengovenan untuk membuat kopra ini sebenarnya untuk menjawab kendala disaat cuaca yang sewaktu-waktu bisa berubah.
"Kalau kita menggunakan tenda pengering yang memanfaatkan sinar matahari butuh waktu sekitar 5 hari untuk siap congkel, itu tergantung cuaca jika terus panas. Jika cuaca masuk pada musim hujan bisa sampai 10 hari kelapa baru kering. Kalau pakai oven dalam 24 jam kelapa sudah bisa di congkel," tuturnya.
"Maka dengan oven pengering ini lah kita menjawab kondisi cuaca agar pengolahan kopra terus rutin dengan produksi yang dihasilkan," tambah Yan Ek. (Adv/Arbain)

Tulis Komentar