Bahan Baku Kelapa yang Bagus untuk Diolah Kopra Putih Jenis Edible
Kilasriau.com, INDRAGIRI HILIR - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dikenal dengan julukan ‘Negeri Hamparan Kelapa Dunia’ ini memiliki potensi besar dalam bidang perkebunan untuk komoditi kelapa.
Hal tersebut tentunya membuat Kabupaten Inhil kaya akan bahan baku dalam pengolahan turunan kelapa untuk dijadikan barang setengah jadi seperti kopra.
Mayoritas masyarakat di Kabupaten Inhil dalam memproduksi hasil perkebunan kelapa, umumnya buah kelapa tersebut terlebih dahulu diolah menjadi kopra salai ataupun kopra putih.
Seperti yang disampaikan seorang petani kelapa di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Hefri mengatakan bahwa hasil perkebunan kelapa yang dimilikinya lebih sering diolah menjadi kopra putih dibanding dengan menjual kelapa bulat.
Menurutnya dari segi ekonominya antara jual kelapa bulat dan diolah menjadi kopra, nilai ekonominya jauh lebih tinggi diolah menjadi kopra putih khususnya.
"Lebih untung dibuat kopra putih, ketimbang di jual bulat. Sebab kita bisa jual daging kelapanya (kopra) dan juga tempurungnya (batok), terlebih lagi jika tempurung itu kita buat jadi arang," katanya saat berbincang kepada awak media, Jum'at (6/8/2021).
Selain itu kata Hefri, jenis kelapa yang bagus dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi untuk diolah kopra putih adalah jenis kelapa hibrida yang kecil.
"Yang harga tinggi itu kopra putih jenis edible. Jadi bahan baku yang bagus untuk mendapatkan kopra putih edible itu adalah jenis kelapa hibrida kecil," tuturnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data yang didapat melalui Dinas Perkebunan Inhil tahun 2019, dari keseluruhan luas perkebunan kelapa di Inhil yang tersebar pada 20 kecamatan (400.740,84 hektar), 340.773 hektar diantaranya adalah perkebunan kelapa jenis Kelapa Dalam, dan 59.967,84 hektar adalah perkebunan kelapa jenis Kelapa Hibrida. (Adv/arbain)

Tulis Komentar