Cuaca Yang Tidak Menentu, Kepala BPBD Inhil Menghimbau Masyarakat Berhati-hati
KILASRIAU.com - Terkait Peristiwa tenggelamnya kapal GT 2 pembawa buah kelapa sebanyak 700 kilogram di Perairan Inhil yaitu di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil, Jum'at (4/12).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil Yuspik saat di konfirmasi langsung KILASRIAU.com melalui via selularnya mengimbau kepada masayarakat yang menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati.

- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bupati Inhil Hadiri Fun Night Run Hari Bhayangkara ke-80, Sinergitas Polri dan Masyarakat
- Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
- Gladi Bersih 6.100 Penari Joget Mande Digelar, Inhil Siap Pecahkan Rekor MURI
- Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Pusat Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati serta waspada mengingat cuaca saat ini tidak menentu," sebutnya.
Lebih lanjut, Kepala BPBD Inhil menuturkan bahwa saat ini cuaca dalam keadaan tidak menentu seperti angin kencang serta ombak yang tinggi. Maka dari itu perlu adanya kewaspadaan agar peristiwa yang terjadi tidak terulang kembali.
"Maka dari itu jika ada masyarakat yang akan berangkat menggunakan jalur laut agar tidak berangkat dengan seorang diri. Jadi apa bila terjadi sesuatu hal dapat segera memberikan informasi," imbuhnya.

Tulis Komentar