Cuaca Yang Tidak Menentu, Kepala BPBD Inhil Menghimbau Masyarakat Berhati-hati
KILASRIAU.com - Terkait Peristiwa tenggelamnya kapal GT 2 pembawa buah kelapa sebanyak 700 kilogram di Perairan Inhil yaitu di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil, Jum'at (4/12).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil Yuspik saat di konfirmasi langsung KILASRIAU.com melalui via selularnya mengimbau kepada masayarakat yang menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati.

- Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
- Polres Inhil dan Kejari Perkuat Sinergitas, Komitmen Bersama Jaga Kamtibmas dan Penegakan Hukum
- Warga Tembilahan Resah, BBM di SPBB Terbatas dan Langka
- Anniversary ke-7 NOC Indonesia di Pekanbaru Diwarnai Rolling City Hingga Potong Tumpeng
- Diklat Paralegal LBHK Markfen Justice Resmi Ditutup, 27 Peserta Dikukuhkan
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati serta waspada mengingat cuaca saat ini tidak menentu," sebutnya.
Lebih lanjut, Kepala BPBD Inhil menuturkan bahwa saat ini cuaca dalam keadaan tidak menentu seperti angin kencang serta ombak yang tinggi. Maka dari itu perlu adanya kewaspadaan agar peristiwa yang terjadi tidak terulang kembali.
"Maka dari itu jika ada masyarakat yang akan berangkat menggunakan jalur laut agar tidak berangkat dengan seorang diri. Jadi apa bila terjadi sesuatu hal dapat segera memberikan informasi," imbuhnya.

Tulis Komentar