Cuaca Yang Tidak Menentu, Kepala BPBD Inhil Menghimbau Masyarakat Berhati-hati
KILASRIAU.com - Terkait Peristiwa tenggelamnya kapal GT 2 pembawa buah kelapa sebanyak 700 kilogram di Perairan Inhil yaitu di Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil, Jum'at (4/12).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil Yuspik saat di konfirmasi langsung KILASRIAU.com melalui via selularnya mengimbau kepada masayarakat yang menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati.

- Muridi Susandi Gaungkan Gerakan Anti-Narkoba di Momentum MayDay Inhil 2026
- Bukan via Grup WhatsApp, Ini Tips Orang Tua Pantau Anak di Sekolah ala Profesor SEVIMA
- Busurberita Klarifikasi: Berita Reses DPRD Inhil Bukan Hoaks dan Sudah Terverifikasi
- Bupati Inhil, Herman Dorong Peran Strategis Pemuda, KNPI Inhil Perkuat Kolaborasi Lewat Kopi Morning
- Bupati Inhil Apresiasi KNPI Inhil Atas Wujud Sinergitas Lintas Organisasi Kepemudaan
"Saya berharap kepada seluruh masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan transportasi laut agar dapat berhati-hati serta waspada mengingat cuaca saat ini tidak menentu," sebutnya.
Lebih lanjut, Kepala BPBD Inhil menuturkan bahwa saat ini cuaca dalam keadaan tidak menentu seperti angin kencang serta ombak yang tinggi. Maka dari itu perlu adanya kewaspadaan agar peristiwa yang terjadi tidak terulang kembali.
"Maka dari itu jika ada masyarakat yang akan berangkat menggunakan jalur laut agar tidak berangkat dengan seorang diri. Jadi apa bila terjadi sesuatu hal dapat segera memberikan informasi," imbuhnya.

Tulis Komentar