Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Reteh Buat Posko Ops Ketupat Lancang Kuning
KILASRIAU.com - Untuk mencegah penyebaran virus covid-19, Tim gugus tugas covid-19 Kecamatan Reteh hari ini laksanakan Kegiatan hari ini membuat Posko Ops Ketupat Lancang Kuning.
Plt. Camat Reteh Arbani kepada KILASRIAU.com mengatakan bahwa untuk mencegah penyebaran virus Corona sementa waktu jalur darat dan laut di tutup untuk jurusan luar Kabupaten dan Provinsi.
"Hal ini dilakukan guna memutuskan penyebaran virus covid-19 dengan memberlakukan jalur satu Pitu seperti di Pelabuhan Perhubungan Kecamatan Reteh dan darat di Desa Sanglar Kecamatan Reteh," jelasnya.
- Pemkab Inhil Mantapkan KKS, Targetkan Swasti Saba Padapa 2027
- HUT ke-81 TNI, Sinergi TNI dan Pemda Inhil Diperkuat untuk Masyarakat
- Bupati Herman Harapkan Jadi Penyemangat Untuk Menyalurkan Hobi Menembak
- HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
- Kukuhkan BPD Tiga Desa di Mandah, Bupati Herman Tekankan Penguatan Pengawasan dan Aspirasi Masyarakat
Lebih lanjut lagi, Arbani menuturkan bahwa Posko Ops Ketupat Lancang Kuning ini akan dilakukan hingga tanggal 31 Mei 2020.
"Diharapkan dengan adanya Posko Ops Ketupat Lancang Kuning dapat mengoptimalkan dalam melawan virus covid-19 yang sekarang sedang meraja lela," ucapnya.
Dalam kesempatan itu juga Plt. Camat Arbani mendampingi para kepala sekolah SMA dan SMK sederajat dalam video Confrence dengan Kadis Pnddkn Prov Riau. Vitcom adalah untuk mengetahui seberapa banyak anak putus sekolah tingkat menengah atas di Kecamatan Reteh.
"Karena di Kecamatan Reteh sendiri masih banyak kendalanya serta yang putus sekolah sebanyak 38 orang. Dan
Penyebabnya adalah jalan dari sekolah terlalu sulit apalagi hari hujan dan ada yang di nikahkan sebelum ujian akhir," ucapnya.
"Jadi saya berharap selaku plt. Camat Reteh siswa/siswi kita dapat melanjutkan perguruan tinggi dan mencapai cita-cita dinginkan. Kemudian untuk covid-19 ini semoga lekas berlaku," tutupnya.

Tulis Komentar