Ponpes Daarul Musthofa Keritang Gelar Perwasami, Bentuk Generasi Muda Kreatif, Mandiri dan Berakhlak
Kilasriau.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Musthofa di bawah naungan Yayasan Tawakkal Hasanah, Desa Pengalihan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menggelar kegiatan Perkemahan Hari Ulang Tahun Gugus Depan (PERHUT GUDEP) ke- I tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Daarul Musthofa, Jalan Tawakkal Hasanah, Dusun Susupan, Tanjung Jaya, Desa Pengalihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 04 November hingga 08 November 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Gugus Depan 11.187–11.188 Gerakan Pramuka Pondok Pesantren Daarul Musthofa dengan melibatkan peserta dari golongan Pramuka Siaga tingkat SD/MI dan Penggalang tingkat SMP/MTs.
- Dana PIP Dikembalikan ke Negara, Wahyudin: Kepala Sekolah Tak Proaktif, Ganti Saja!
- Penyaluran PIP Jadi Sorotan, Disdik Inhil Ingatkan Sekolah Soal Hak Siswa
- Bupati Herman Ajak Santri Kuasai Teknologi dan Jadi Pelopor Kemajuan Bangsa
- Bunda PAUD Inhil Sambut Kepala BGTK Riau, Perkuat Sinergi Peningkatan Mutu Pendidikan
- Hadiri Tabligh Akbar Hari Santri, Bupati Ajak Jaga Semangat Perjuangan Membangun Negeri
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Musthofa, KH. Abdul Kadir, Lc., M.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan perkemahan tersebut merupakan bagian dari upaya lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.
Menurutnya, Pramuka bukan sekadar kegiatan berkemah maupun perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan mental, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan akhlak.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk belajar banyak hal, mulai dari kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, hingga kemandirian. Kami berharap mereka tidak hanya memperoleh pengalaman dalam kepramukaan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki kreativitas, wawasan luas, serta akhlak yang baik," kata KH. Abdul Kadir, Kamis (5/11/26).
Ia menambahkan, pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini melalui kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, panitia telah menyiapkan berbagai agenda yang memadukan pendidikan, keterampilan, keagamaan, kreativitas, dan kebersamaan.
Sejumlah kegiatan yang diagendakan antara lain ibadah berjamaah, olahraga, gotong royong, teknik kepramukaan, serta pengembangan keterampilan melalui kegiatan berkuda dan memanah.
Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai perlombaan, di antaranya baris-berbaris, pionering, semaphore, morse, hiking, kaligrafi, pidato, hafalan surah pendek, praktik salat, syarhil Qur'an, shalawat, tata boga, hingga pentas seni islami.
Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk menggali potensi dan kemampuan peserta, sekaligus membangun keberanian, kreativitas, kekompakan, serta jiwa kompetitif yang sehat.
Tidak hanya berorientasi pada prestasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pembentukan karakter religius. Hal tersebut terlihat dari agenda ibadah berjamaah lima waktu yang menjadi bagian dari aktivitas peserta selama perkemahan.
Adapun tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah "Dengan Pramuka Kita Eratkan Tali Silaturahmi dan Membentuk Generasi yang Kreatif, Inovatif dan Berakhlak".
Sementara slogan kegiatan berbunyi, "Bersama Mempererat Rasa, Berkarya dengan Inovasi, Berdiri dengan Akhlak".
KH. Abdul Kadir berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antargugus depan sekaligus memperkuat kontribusi lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkualitas.
"Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, nilai-nilai yang diperoleh selama perkemahan hendaknya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," harapnya.
Melalui kegiatan PERHUT GUDEP perdana ini, Ponpes Daarul Musthofa berharap pendidikan kepramukaan dapat semakin berkembang dan menjadi salah satu sarana penting dalam membangun generasi muda yang beriman, berilmu, mandiri, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.**

Tulis Komentar