Sekali Akad, Lima Dokumen Sah! BUKASAKTI Permudah Urusan Pengantin di Tualang

Momen Akad Nikah Huttimar dan Oktrin Windi yang Digelar di Kulim Ujung, Kampung Tualang

Siak, Kilasriau.com Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Tualang, khususnya calon pengantin. Kini, usai melangsungkan akad nikah, pasangan tidak perlu lagi direpotkan mengurus berbagai dokumen ke sejumlah instansi. Melalui Program BUKASAKTI (Buku Nikah, Kartu Nikah, Sertifikat Bimbingan Perkawinan, Kartu Keluarga, dan Kartu Tanda Penduduk), seluruh dokumen penting dapat diterima dalam satu rangkaian pelayanan.

Bak menebar kabar baik dari satu rumah ke rumah lainnya, Program BUKASAKTI terus disebarluaskan kepada masyarakat melalui setiap pelaksanaan akad nikah, sehingga manfaat layanan terpadu ini semakin dikenal luas oleh calon pengantin, Senin (8/6/2026).

Program kolaborasi antara Kantor Urusan Agama (KUA) Tualang dan UPTD Disdukcapil Tualang tersebut menjadi salah satu inovasi pelayanan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus administrasi pascapernikahan.

Bak ungkapan Melayu, sekali melangkah, banyak manfaat diraih. Begitulah gambaran Program BUKASAKTI yang mengusung slogan "Sekali Akad, Lima Dokumen Sah". Dalam satu momen bahagia, pasangan pengantin langsung menerima Buku Nikah, Kartu Nikah, Sertifikat Bimbingan Perkawinan (Bimwin), Kartu Keluarga terbaru, serta KTP dengan status perkawinan yang telah diperbarui.

Kepala KUA Tualang, Andri, mengatakan program ini merupakan bentuk sinergi pelayanan yang bertujuan memangkas birokrasi sekaligus memberikan kepastian administrasi kepada masyarakat.

"Melalui BUKASAKTI, masyarakat tidak perlu lagi mengurus dokumen secara terpisah. Semua telah terintegrasi dalam satu pelayanan yang cepat, mudah, dan efisien," ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Disdukcapil Tualang, Suhaimi, menjelaskan bahwa kolaborasi antara KUA dan Disdukcapil menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tertib administrasi kependudukan.

"Data kependudukan masyarakat dapat diperbarui dengan lebih cepat dan akurat. Ini tentu memberikan kemudahan bagi pasangan yang baru membangun rumah tangga," ucapnya.

Hadirnya BUKASAKTI menjadi bukti bahwa pelayanan publik terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Jika dahulu pengantin harus mendatangi beberapa kantor untuk mengurus dokumen, kini semuanya dapat diselesaikan dalam satu alur pelayanan yang terpadu.

Tak hanya menghemat waktu dan tenaga, program ini juga memastikan setiap pasangan memperoleh dokumen kependudukan yang valid dan mutakhir sejak hari pertama memasuki kehidupan berumah tangga.

Karena itu, masyarakat yang akan melangsungkan pernikahan di wilayah Kecamatan Tualang diimbau untuk memanfaatkan layanan BUKASAKTI. Informasi ini juga diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, kerabat, sahabat, maupun calon pengantin lainnya agar semakin banyak warga yang mengetahui dan merasakan manfaat dari program tersebut.

Di tengah semangat menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, BUKASAKTI menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu harus rumit. Cukup dengan menyatukan pelayanan dalam satu langkah, urusan yang dahulu panjang kini menjadi lebih singkat, yang dahulu berbelit kini menjadi lebih mudah.

Sekali akad, lima dokumen sah. Mudah urusannya, lengkap dokumennya, tenang melangkah menuju bahtera rumah tangga.






Tulis Komentar