Bea Cukai Aceh dan Karantina Aceh Tingkatkan Koordinasi CIQ untuk Perkuat Layanan di Pintu Masuk Negara
KILASRIAU.com, Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menerima kunjungan dari Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Aceh, drh. Ibrahim beserta rombongan.
Pertemuan yang berlangsung di Banda Aceh ini menjadi ajang mempererat sinergi antara dua instansi yang tergabung dalam kelompok Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ).
Koordinasi CIQ memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan dan pengawasan di pintu masuk negara berjalan optimal, baik di pelabuhan maupun bandara internasional.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai agenda strategis yang mencakup kesiapan petugas CIQ menghadapi dinamika lalu lintas barang dan orang, termasuk salah satunya rencana pembukaan jalur Aceh–Penang.
Bea Cukai Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergitas dengan para pemangku kepentingan.
Menurut Bier, melalui kolaborasi ini, Bea Cukai ingin bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Aceh dan mendukung kemajuan Indonesia.
"Sinergi Bea Cukai Aceh bersama Balai Karantina Aceh diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan, mempermudah layanan, serta mendukung terciptanya kelancaran perdagangan dan konektivitas internasional," ujarnya.
Kolaborasi ini juga menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kesehatan, serta kelestarian sumber daya hayati yang melintas melalui pintu masuk negara.

Tulis Komentar