Bea Cukai Aceh dan Karantina Aceh Tingkatkan Koordinasi CIQ untuk Perkuat Layanan di Pintu Masuk Negara
KILASRIAU.com, Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Bier Budy Kismulyanto, menerima kunjungan dari Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Aceh, drh. Ibrahim beserta rombongan.
Pertemuan yang berlangsung di Banda Aceh ini menjadi ajang mempererat sinergi antara dua instansi yang tergabung dalam kelompok Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ).
Koordinasi CIQ memiliki peran penting dalam memastikan pelayanan dan pengawasan di pintu masuk negara berjalan optimal, baik di pelabuhan maupun bandara internasional.
- Tiga Strategi Dongkrak PAD, Bapenda Inhil dan KP2KP Tembilahan Genjot Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Terpadu
- Kasus Nenek Saudah, Komisi XIII Dorong Pengusutan Tuntas
- Musrenbang RKPD 2027 Tingkat Kecamatan Perkuat Sinkronisasi Perencanaan Daerah
- Kesbangpol Inhil Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Kepemimpinan Presiden
- Polres Inhil Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai agenda strategis yang mencakup kesiapan petugas CIQ menghadapi dinamika lalu lintas barang dan orang, termasuk salah satunya rencana pembukaan jalur Aceh–Penang.
Bea Cukai Aceh menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergitas dengan para pemangku kepentingan.
Menurut Bier, melalui kolaborasi ini, Bea Cukai ingin bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Aceh dan mendukung kemajuan Indonesia.
"Sinergi Bea Cukai Aceh bersama Balai Karantina Aceh diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan, mempermudah layanan, serta mendukung terciptanya kelancaran perdagangan dan konektivitas internasional," ujarnya.
Kolaborasi ini juga menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan, kesehatan, serta kelestarian sumber daya hayati yang melintas melalui pintu masuk negara.

Tulis Komentar