Kawal Pembanguna Tepat Sasaran, Bupati Inhil Gelar Mitigasi dan Management Resiko Bersama BPKP
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, menggelar Mitigasi dan Manajemen Risiko Bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau.
Giat ini bertujuan untuk mengawal pembangunan di Kabupaten Inhil agar lebih tepat sasaran dan meminimalisir kegagalan program.
Memahami pentingnya mitigasi risiko bagi pembangunan, Bupati Inhil ceritakan langkah yang telah diambilnya dalam mengelola pemerintahan di tengah tantangan anggaran.
- CIMB Niaga Konfirmasi Absen di RDP DPRD Pekanbaru, Sebut Sudah Kirim Jawaban Tertulis
- Plt Gubernur Riau Lepas Dua Capaska Nasional, Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah dan Bangsa
- Bupati Herman dan Ketua TP-PKK Inhil Lepas Keberangkatan Arifa Rahma Maulydha ke Jakarta, Wakili Riau sebagai Paskibraka Nasional 2026
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Sabak Auh Antar Hasil Panen Jagung UPTD Pertanian ke Bulog
- Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Nama Dirut Darmawan Prasodjo Terseret Pusaran Dugaan Korupsi Batu Bara PLN
"Tahun 2024 kita defisit anggaran lebih kurang 450 Milyar, sehingga banyak OPD dan Kuasa Pengguna Anggaran ragu untuk bekerja. Lalu kita sepakat untuk melakukan efisiensi anggaran, tentunya dengan pertimbangan bersama legislatif juga," ungkap Haji Herman, Senin (8/9).
Bagi Bupati, tak ada pilihan yang tak memiliki risiko, hal inilah yang disepakatinya bersama Wakil Bupati untuk mengenyampingkan Visi Misi demi pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik.
"Bahkan Saya dan Bu Yuliantini memegang prinsip biarlah visi dan misi kami mengalah terlebih dahulu untuk kita atur kesiapan keuangan daerah. Dan alhamdulillah, pada akhirnya kita bisa menyeimbangkan antara Pendapatan dan Belanja Daerah," imbuh Bupati.
Untuk mitigasi atau pengurangan risiko dan dampak kerugian dalam menjalankan program pembangunan, selanjutnya Bupati berpesan kepada jajaran Pemkab Inhil untuk mengupas persoalan yang dihadapi demi tercapainya solusi terbaik.

Tulis Komentar