Kapolda Riau Turut Berduka Cita Atas Tragedi Ojol di Jakarta
KILASRIAU.com - Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turut menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas insiden ojol tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta. Irjen Herry meminta semua pihak tetap tenang dan tidak terprovokasi.
"Kami turut berbelasungawa dan berduka cita atas apa yang menimpa rekan kita, driver ojol di Jakarta. Kami tentu merasakan kepedihan yang dirasakan oleh keluarga korban," ujar Irjen Herry Heryawan, Jumat (29/8/2025).
Kapolda meminta semua pihak, terutama masyarakat di Provinsi Riau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Irjen Herry Heryawan menegaskan Polri tengah melakukan proses hukum terhadap oknum polisi tersebut.
- PMI Inhil Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan
- Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern
- Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
- Nawakara Perkuat Kapabilitas Rescue dan Jejaring Global melalui Partisipasi dalam 2nd Mission of Light Challenge di China
- Jelang Penutupan MagangHub Batch III, Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir
"Kami meminta dengan hormat agar masyarakat tetap tenang dan berpikir jernih, jangan mudah terprovokasi. Percayakan semua proses hukum kepada Polri," imbuhnya.
Herry Heryawan mengajak seluruh jajaran di Polres dan Polsek turut mendoakan almarhum Affan dan keluarga atas musibah ini.
"Mari kita doakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan menghargai setiap nyawa," tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolda juga meminta agar insiden yang di Jakarat ini menjadi perhatian jajarannya. Ia meminta jajaran mengedepankan tindakan humanis saat berhadapan dengan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya empati dan kehati-hatian dalam setiap tugas, terutama yang melibatkan mobilitas tinggi dan interaksi dengan masyarakat.
"Kedepankan humanisme, rasa empati serta kehati-hatian dalam bertugas. Hindari tindakan represif berlebihan," tegasnya.
Seperti diketahui, ojol bernama Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8) kemarin. Insiden ini memicu amarah massa yang kemudian menggeruduk Markas Brimob Kwitang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sendiri telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga Affan. Jenderal Sigit dan Irjen Asep juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden ini.
Kapolri menegaskan kasus ini akan diusut hingga tuntas. Saat ini sudah ada 7 anggota Brimob yang berada di dalam rantis yang telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan.

Tulis Komentar